Media

Back to Media

APINDO Perkuat Peran Perempuan hingga Level Pengambil Keputusan

APINDO Perkuat Peran Perempuan hingga Level Pengambil Keputusan

APINDO menegaskan komitmennya dalam memperkuat kepemimpinan perempuan Indonesia melalui dukungan aktif terhadap Saraswati Fellowship. Ketua Umum APINDO, Shinta W. Kamdani, menjadi salah satu dari sembilan super mentor dalam program tersebut. Hal ini disampaikan dalam Saraswati Fellowship Graduation yang digelar pada Minggu (22/2/2026) di Jakarta.

 

Acara ini dihadiri oleh Founder Saraswati Fellowship Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Arifatul Choiri Fauzi, Wakil Menteri PPPA RI Veronica Tan, serta Mantan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi.

 

Saraswati Fellowship merupakan program pengembangan kepemimpinan perempuan Indonesia selama tiga bulan dengan pendampingan intensif dari pelaku usaha, pakar, dan tokoh nasional. Program ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari 15 mahasiswi tingkat akhir dan 15 perempuan mid-career.

 

Menurut Shinta, Saraswati Fellowship bukan sekadar pengembangan kapasitas, melainkan intervensi strategis untuk membangun leadership pipeline perempuan agar talenta perempuan tidak terhenti di level menengah, tetapi mampu menembus ruang pengambilan keputusan di dunia usaha, institusi, dan kebijakan publik. Ia menyoroti tantangan struktural kepemimpinan perempuan, baik secara global, di mana perempuan baru mengisi sekitar 28,8% posisi kepemimpinan puncak maupun domestik. Survei juga menunjukkan hanya 38% peserta yang menyatakan keinginan menjadi pemimpin, menandakan bahwa hambatan utama bukan pada kompetensi, melainkan pada keberanian, eksposur, dan dukungan sistemik.

 

Karena itu, APINDO menegaskan kepemimpinan perempuan adalah kebutuhan saat ini, bukan agenda masa depan. Dunia usaha membutuhkan pemimpin dengan ketahanan, empati, kolaborasi, dan ketajaman strategi. Melalui peran aktif sebagai super mentor, APINDO mendukung perempuan untuk melangkah, memimpin, dan mengubah sistem dari dalam agar kepemimpinan perempuan menjadi kekuatan utama pembangunan nasional.

 

Sementara itu, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menegaskan, Saraswati Fellowship dirancang untuk menyiapkan perempuan berkapasitas agar mampu menembus level kepemimpinan tertinggi di bidang masing-masing. Ia menyoroti masih terbatasnya akses perempuan dalam pengambilan kebijakan, baik di ranah politik maupun profesional. Selama program berlangsung, peserta mendapat pendampingan langsung dari para mentor.

 

Menurut Saraswati, wisuda ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang para peserta sebagai calon pemimpin masa depan. Komitmen komunikasi, kolaborasi, dan mentoring akan terus berlanjut sebagai hubungan seumur hidup. Ia menegaskan bahwa peningkatan keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan adalah kebutuhan mendesak bangsa, karena ketika perempuan bangkit, bangsa pun ikut bangkit (when women rise, nations rise).

Copied.

Another News

No Publishing Date Topic
News Lists
1 Friday, 09 August 2024 Kolaborasi Kemenkumham Babel dan APINDO: Sosialisasi PRISMA untuk Tingkatkan Kepatuhan HAM di Sektor Bisnis
2 Thursday, 13 March 2025 Discussing the Draft Regional Regulation on Corporate Social and Environmental Responsibility (TJSL), Pasuruan Regent Invites APINDO, KADIN, and HR Club
3 Monday, 01 September 2025 Apindo and Kadin South Sulawesi Urge Peaceful Expression of Aspirations
arrow top icon