Media

Back to All News

Frans Martinus: Kebijakan PPN 12 Persen untuk Barang Mewah Berdampak Positif

Frans Martinus: Kebijakan PPN 12 Persen untuk Barang Mewah Berdampak Positif

PALANGKA RAYA – Pemerintah pusat memutuskan bahwa kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12 persen yang diberlakukan pada 2025 hanya berlaku untuk barang-barang mewah, setelah sebelumnya sempat menjadi isu hangat yang mengarah pada kemungkinan penerapan PPN pada barang non-mewah.

 

Frans Martinus, Ketua Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kalimantan Tengah, menyambut positif keputusan tersebut. Dia menilai bahwa kebijakan PPN 12 persen yang hanya mencakup barang mewah merupakan langkah yang tepat.

 

“Kami mengapresiasi keputusan ini, karena hanya barang mewah yang dikenakan PPN 12 persen,” ujar Frans, Senin (6/1).

 

Menurutnya, kebijakan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian. Penerapan PPN pada barang mewah diyakini dapat meningkatkan daya beli masyarakat, mendorong konsumsi, dan memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha.

 

Frans menambahkan, di tengah ketidakpastian ekonomi global yang dipengaruhi geopolitik, kebijakan ini juga diharapkan bisa menarik investasi asing untuk menanamkan modal di Indonesia.

 

“Ini menjadi peluang bagi negara untuk mendatangkan investasi dari luar,” pungkasnya.

Sumber: prokalteng.jawapos.com

Copied.

Berita Lainnya

No Tanggal Terbit Judul Berita
Daftar Berita
1 Wednesday, 08 January 2025 Ketua Apindo Kepri Stanly Rocky Nilai Ex Officio BP Batam Masih Relevan
2 Friday, 21 June 2024 DPRD dan Apindo Kabupaten Tangerang Sepakati Penolakan Buruh Soal Tapera
3 Tuesday, 11 March 2025 Vice Chairman of DPP APINDO North Sumatra, Usli Sarsi: Land Fertility Supports Energy Self-Sufficiency
arrow top icon