Shinta Kamdani Resmi Kukuhkan DPP APINDO Maluku di Ambon
Jumat, 23 Oktober 2026
Ambon, 23 Oktober 2026 — Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPN APINDO), Shinta Widjaja Kamdani, resmi mengukuhkan Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) APINDO Maluku masa bakti 2025–2030 di Sari Gurih Beach, Ambon, Jumat (23/10/2026). Kepengurusan kembali dipimpin oleh Roberth Tanamal.
Pengukuhan ini turut dihadiri Wakil Ketua Umum DPN APINDO Eddy Hussy dan Direktur Eksekutif APINDO Rudolf Saut. Sementara itu, Gubernur Maluku diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Ir. Sadali IE, M.Si., IPU.
Mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi Dunia Usaha Bersama Pemerintah Daerah Menuju Kemajuan Ekonomi Maluku yang Adil dan Sejahtera”, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat peran APINDO sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong investasi, memperluas lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing dunia usaha daerah.
Dalam sambutannya, Shinta menegaskan bahwa Maluku memiliki potensi ekonomi besar di sektor kelautan dan perikanan, perkebunan, serta pariwisata. Potensi tersebut perlu dikembangkan melalui peningkatan nilai tambah, penguatan industri pengolahan, dan perluasan akses pasar.
Shinta juga mendorong kepengurusan APINDO Maluku untuk memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas keanggotaan hingga kabupaten dan kota, serta aktif mengadvokasi berbagai hambatan usaha, termasuk biaya logistik, perizinan, dan penguatan rantai pasok lokal.
Menurutnya, investasi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk melalui keterlibatan pengusaha lokal dalam rantai pasok, pengembangan UMKM, dan penciptaan lapangan kerja yang produktif.
Pemerintah Provinsi Maluku berharap APINDO memperkuat kontribusi dunia usaha dalam meningkatkan investasi, membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif serta berkelanjutan. Harapan itu disampaikan Gubernur Maluku dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku, Sadali Ie.
“APINDO memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan daerah, khususnya sebagai mitra pemerintah dalam menciptakan iklim usaha yang produktif, mendorong peningkatan investasi, membuka lapangan kerja, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," ujarnya.
APINDO diharapkan menjadi wadah bersama bagi pengusaha untuk menyatukan kepentingan dan memperkuat kerja sama. Pengurus juga perlu menyusun program konkret yang berfokus pada peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pengembangan industri pengolahan, serta perluasan pasar produk unggulan Maluku.
Diwaktu yang sama, Ketua DPP APINDO Maluku Roberth Tanamal menyampaikan APINDO Maluku berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang adil serta berkelanjutan.
“APINDO Provinsi Maluku siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan dan mewujudkan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Maluku,” ujar Roberth.