APINDO dan SRW&Co. Bahas Penguatan Human Capital dan Produktivitas UMKM
Senin, 31 Agustus 2026
APINDO dan SRW&Co. menggelar pertemuan lanjutan untuk membahas rencana kerja sama dalam penguatan human capital dan peningkatan produktivitas pelaku usaha, khususnya UMKM dan anggota APINDO, Jumat (21/8/2026) di kantor APINDO. Pertemuan tersebut membahas rancangan program selama satu tahun yang mencakup survei ekosistem ecopreneur, human capital health check, konsultasi, publikasi pengetahuan, serta program pelatihan bagi UMKM.
Dalam kerja sama tersebut, survei akan diarahkan kepada pelaku ecopreneur untuk mengidentifikasi isu-isu utama dalam pengelolaan sumber daya manusia, termasuk rekrutmen dan kolaborasi. Program juga mencakup self-assessment atau health check secara daring yang dapat memberikan gambaran mengenai kondisi pengelolaan human capital di perusahaan anggota APINDO, yang kemudian dapat ditindaklanjuti melalui konsultasi berdasarkan hasil health check.
Selain itu, kedua pihak membahas produksi artikel secara berkala yang bersumber dari hasil survei dan health check untuk mengangkat berbagai persoalan, dampak, serta solusi dalam pengelolaan human capital. Kerja sama juga akan mencakup training for SMEs untuk meningkatkan produktivitas melalui penguatan aspek people dan leadership, sehingga pelaku usaha memiliki kesiapan untuk melakukan scale up. Pelatihan direncanakan dalam format daring maupun luring, dengan tahap awal berupa topik umum dan tahap berikutnya dikembangkan secara lebih customized.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komite Peningkatan Kapasitas dan Ekonomi Inklusif Bidang UMKM dan Koperasi APINDO Lishia Erza menyambut peluang kerja sama tersebut agar tidak hanya menjangkau anggota di tingkat pusat, tetapi juga memperluas cakupan ke daerah. Pendekatan berbasis wilayah, termasuk melalui DPP dan kabupaten/kota, dinilai penting untuk memperoleh gambaran yang lebih representatif sekaligus menghindari blind spot, khususnya terkait kondisi pelaku usaha di luar Jawa. Program health check juga dapat diperkenalkan melalui kegiatan member gathering APINDO.
Ke depan, kerja sama ini berpotensi dikembangkan untuk menghasilkan policy recommendation, Human Capital Index, dan indeks ketenagakerjaan yang dapat diselaraskan dengan indikator kementerian/lembaga terkait. APINDO juga menekankan perlunya kejelasan skema pembiayaan, termasuk program yang bersifat free, freemium, maupun yang menjadi bagian dari pipeline, agar ekspektasi kedua pihak dapat terkelola dengan baik.
Kedua pihak menargetkan peluncuran program pada November 2026. APINDO juga akan melakukan konsultasi internal dengan unit-unit terkait untuk menentukan pihak yang akan menangani program. Selain pengembangan program di tingkat nasional, SRW&Co. juga tengah membangun koneksi ASEAN yang diarahkan untuk mendukung pengembangan human capital di tingkat regional. Acara tersebut juga turut dihadiri oleh anggota Komite Peningkatan Kapasitas dan Ekonomi Inklusif Bidang UMKM dan Koperasi APINDO Fahmi Imam Fauzy.