Media

Kembali ke Berita

DPP APINDO DIY Sukses Gelar Musprov XI Tahun 2026, Perkuat Ekosistem Investasi Ramah dan Berkelanjutan

DPP APINDO DIY Sukses Gelar Musprov XI Tahun 2026, Perkuat Ekosistem Investasi Ramah dan Berkelanjutan

Sleman, 23 Juli 2026 – Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menyelenggarakan Musyawarah Provinsi (Musprov) XI Tahun 2026 di The Rich Jogja Hotel, Sleman.

 

Mengusung tema "Membangun Ekosistem Investasi Ramah dan Berkelanjutan", forum tertinggi organisasi di tingkat provinsi ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja organisasi selama lima tahun terakhir sekaligus menyusun arah kebijakan dan strategi APINDO DIY dalam menghadapi dinamika perekonomian nasional maupun global.

 

Mewakili Ketua Umum DPN APINDO, Ketua Bidang Organisasi DPN APINDO, Anthony Hilman, menegaskan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki posisi strategis sebagai pusat pendidikan, kreativitas, dan inovasi yang mampu menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. Menurut Anthony, berbagai capaian tersebut perlu diperkuat melalui kolaborasi yang semakin erat antara dunia usaha dan pemerintah.

 

"APINDO di tahun 2026 menjalankan sejumlah program strategis, mulai dari advokasi kebijakan melalui Kanal Debottlenecking untuk mengatasi berbagai hambatan dunia usaha hingga penguatan APINDO Investment Unit sebagai instrumen pemberdayaan investasi di daerah. Kita juga harus memegang teguh filosofi Hamemayu Hayuning Bawana, yaitu menjaga harmoni dan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta," ujarnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPP APINDO DIY Periode 2021–2026, Buntoro, menyampaikan refleksi atas perjalanan kepemimpinannya selama tiga periode sejak 2011. Ia mengapresiasi dukungan seluruh anggota APINDO serta sinergi yang telah terbangun bersama pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan dalam menciptakan iklim usaha yang semakin kondusif.

 

"Musprov ini adalah wadah untuk mewadahi aspirasi dunia usaha dan memajukan iklim investasi yang adil serta inklusif. Fokus kita ke depan adalah memajukan industri manufaktur disruptif yang memiliki nilai tambah tinggi, serta mendorong usaha mikro agar mampu scale-up melalui pembentukan UMKM Center yang dapat menjamin keberlanjutan usahanya," ungkapnya.

 

Sementara itu, mewakili Pemerintah Daerah DIY, Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Agung Yulianto, S.IP., M.Si., menegaskan APINDO memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan berbagai aspirasi dan tantangan yang dihadapi dunia usaha, sekaligus menjadi bagian penting dalam merumuskan solusi kebijakan yang berpihak pada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

 

"APINDO merupakan mitra kritis yang konstruktif bagi pemerintah. Kami berharap regenerasi kepemimpinan yang dihasilkan melalui Musprov ini mampu melahirkan program kerja yang adaptif terhadap tantangan zaman, termasuk memperkuat sertifikasi kompetensi, pelatihan vokasi, serta mendorong UMKM agar semakin terintegrasi dalam rantai pasok industri sehingga kontribusinya terhadap perekonomian daerah terus meningkat," katanya.

 

Selain menjadi forum pertanggungjawaban organisasi melalui pengesahan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan periode 2021–2026, Musprov XI juga membahas program kerja lima tahun mendatang melalui sidang komisi organisasi dan program kerja dan memilih pengurus baru.

Copied.

Berita Lainnya

No Tanggal Terbit Judul Berita
Daftar Berita
1 Sabtu, 03 Mei 2025 Apindo Kaltim Sebut Kesejahteraan Buruh, Butuh Ekosistem Usaha yang Sehat dan Berkelanjutan
2 Kamis, 13 Februari 2025 APINDO Berikan Masukan Setiap UMKM Diberi Pembelajaran Teknik Marketing
3 Kamis, 10 September 2020 Q & A BPJS KETENAGAKERJAAN DI MASA PANDEMI COVID 19
arrow top icon