Resmi Nahkodai Apindo Kota Sukabumi, Dadang Kuswandi Siap Dorong Iklim Usaha dan UMKM
Rabu, 14 Oktober 2026
Sukabumi - Musyawarah Kota Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Sukabumi telah dilaksanakan, Rabu 14 Oktober 2026. Dadang Kuswandi ditetapkan sebagai Ketua Apindo Kota Sukabumi periode 2026-2031.
Penetapan Dadang Kuswandi dilaksanakan usai menjadi calon tunggal dalam Muskot Apindo Kota Sukabumi. Dadang menggantikan posisi Ashady Sugiarto yang menjadi ketua pada periode sebelumnya.
Jajaran pengurus Apindo Jawa Barat melantik langsung Dadang Kuswandi beserta para pengurus baru Apindo Kota Sukabumi periode 2027-2031. Ketua Bidang Organisasi Apindo Jawa Barat, Andris M. berharap kepengurusan baru ini dapat memperkuat soliditas dan solidaritas organisasi dan adaptif terhadap dinamika dunia usaha.
“Melalui Muskot ini, kami berharap kepengurusan Apindo Kota Sukabumi ke depan semakin solid, profesional, dan adaptif, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya,” ujar Andris, Rabu 14 Oktober 2026.
Dia menyebut, ke depannya dunia usaha akan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari dinamika politik daerah, persoalan hubungan industrial, serta kebijakan pemerintah yang dapat berpengaruh terhadap kondisi perusahaan. Menurutnya hal ini harus menjadi perhatian bersama terutama sinergitas antara pemerintah dan para pengusaha untuk menjaga iklim investasi dan menciptakan hubungan industrial yang harmonis.
“Sinergi antara pengusaha dan pemerintah sangat penting. Pemerintah diharapkan bisa menjadi penengah yang adil agar kebijakan yang diterapkan tidak memberatkan dunia usaha, sekaligus menjaga iklim investasi tetap kondusif,” lanjutnya.
Dari sisi keorganisasian, Andris menekankan partisipasi aktif para anggota guna menjadi motor penggerak Apindo supaya dapat memastikan keberlanjutan dunia usaha di Kota Sukabumi. “Kami berharap kepengurusan yang baru dapat memperkuat organisasi, meningkatkan keaktifan anggota, dan menjadikan Apindo sebagai wadah untuk mengawal kepentingan pengusaha,” ungkap Andris.
Sementara itu, Dadang Kuswandi menegaskan Apindo Kota Sukabumi akan menjadi wadah aspirasi bagi para pengusaha untuk memperjuangkan dunia usaha serta mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi pengusaha.
Dadang menilai, kemajuan dunia usaha harus selaras dengan peningkatan kesejahteraan bagi para pekerja dengan membangun hubungan industrial yang adil. Pengusaha dan buruh memiliki hubungan simbiosis mutualisme untuk memajukan Kota Sukabumi.
“Kemajuan dunia usaha harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan buruh. Pengusaha dan pekerja merupakan dua unsur yang saling membutuhkan. Karena itu, kita harus membangun hubungan industrial yang harmonis dengan memperhatikan hak-hak pekerja sekaligus menjaga keberlangsungan perusahaan,” ujar Dadang.
Tak hanya bersinggungan dengan persoalan ketenagakerjaan, Apindo juga akan memperkuat keberlanjutan UMKM karena mereka memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah dan menciptakan lapangan pekerjaan.
"Kami juga ingin mendorong UMKM agar semakin berkembang, memiliki daya saing, memperluas akses pasar, dan mendapatkan peluang kemitraan dengan dunia usaha yang lebih besar,” katanya.
Karena itu dia berharap, kolaborasi yang kuat antara pengusaha, UMKM, dan pemerintah daerah harus menciptakan iklim usaha yang kondusif dan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah. “Prinsip kami, pengusaha harus tumbuh, buruh harus sejahtera, dan UMKM harus semakin kuat. Ketiganya harus berjalan beriringan agar pertumbuhan ekonomi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Sukabumi," jelasnya.
Sumber: koran-gala.id