APINDO Sulteng Dorong Investasi PMA, Siapkan Business Agricultural Trip Pertama pada 2026
Kamis, 12 Maret 2026
Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPP APINDO) Sulawesi Tengah mendorong penguatan investasi, khususnya Penanaman Modal Asing (PMA), melalui pertemuan dengan Dewan Pimpinan Nasional APINDO di kantor pusat organisasi tersebut pada Kamis, 12 Maret 2026.
Pertemuan tersebut membahas peluang investasi di berbagai sektor strategis di Sulawesi Tengah, mulai dari pertanian, perikanan, perkebunan, otomotif hingga teknologi.
Ketua Bidang Investasi PMDN dan PMA DPP APINDO Sulawesi Tengah, Ricky Tjui mengatakan pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pengusaha daerah dan nasional untuk menarik minat investor.
“Pertemuan ini membahas berbagai peluang investasi PMA di Sulawesi Tengah, termasuk pengembangan sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, perkebunan hingga teknologi,” ujar Ricky.
Salah satu agenda yang mendapat sambutan positif dari DPN APINDO adalah rencana pelaksanaan Business Agricultural Trip, sebuah program kunjungan bisnis di sektor pertanian yang diinisiasi langsung oleh Ricky selaku Ketua PMA DPP APINDO Sulawesi Tengah.
Program tersebut direncanakan menjadi kegiatan perdana yang mempertemukan investor dengan potensi sektor pertanian di Sulawesi Tengah.
Ricky menjelaskan kegiatan tersebut ditargetkan dapat dilaksanakan antara Juli hingga Agustus 2026, dengan tujuan memperkenalkan langsung peluang investasi dan pengembangan agribisnis di daerah tersebut.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membuka peluang kerja sama investasi, khususnya di sektor pertanian yang memiliki potensi besar di Sulawesi Tengah,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, tim DPP APINDO Sulawesi Tengah yang hadir antara lain Arafah Sinjar yang bertugas sebagai International Affairs Staf Khusus Investasi serta Dedi Elmoechtar Bedolo sebagai pelobi antar birokrasi staf khusus investasi.
Melalui koordinasi dengan DPN APINDO, organisasi pengusaha tersebut berharap pengembangan investasi di Sulawesi Tengah dapat berjalan lebih terarah dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Sumber: radarpalu.jawapos.com