APINDO Perkuat Peran Pemagangan dalam Peningkatan Employability Lulusan Perguruan Tinggi
Kamis, 26 Februari 2026
APINDO kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia melalui partisipasi aktif pada Webinar Ketenagakerjaan – Februari 2026 bertajuk “Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi: Strategi Peningkatan Employability dan Akselerasi Kesiapan SDM Memasuki Dunia Kerja”, pada Kamis (26/2/2026) di Jakarta.
Kegiatan ini menghadirkan Prof. Anwar Sanusi, Ph.D., Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia sebagai keynote speaker. Turut hadir sebagai narasumber Surya Lukita Warman, B.Eng., M.Sc.; I Dewa Gede Karma Wisana, Ph.D.; Wikan Sakarinto, Ph.D., Komite Pelatihan dan Pengembangan SDM Bidang Ketenagakerjaan APINDO; serta F. Anton Wirawan, M.Si., dengan moderator Maryani, S.T., M.T.
Dalam pemaparannya, Wikan Sakarinto menyoroti tantangan mendasar yang masih dihadapi dunia usaha, yakni kesenjangan antara capaian akademik dan kesiapan kerja. Industri tidak hanya membutuhkan lulusan dengan ijazah dan IPK tinggi, tetapi juga individu yang memiliki karakter, integritas, etos kerja, kemampuan komunikasi dan kolaborasi, serta keterampilan teknis dan digital yang kontekstual sesuai kebutuhan dunia kerja.
APINDO menekankan, program pemagangan harus menjadi instrumen strategis yang dirancang secara terintegrasi, bukan sekadar pemenuhan aspek administratif atau seremoni kerja sama. Integrasi yang kuat antara pendidikan tinggi dan dunia usaha perlu diwujudkan melalui penyusunan kurikulum bersama, penerapan project-based learning dan teaching factory, keterlibatan aktif praktisi industri dalam proses pembelajaran, sertifikasi kompetensi yang relevan, serta komitmen terhadap serapan lulusan.
Pemagangan yang terstruktur, berbasis kebutuhan industri, dan berorientasi pada pembentukan karakter serta penguatan soft skills diyakini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan employability lulusan perguruan tinggi sekaligus memperkuat produktivitas nasional.
Kolaborasi yang solid dan berkelanjutan antara dunia pendidikan dan dunia usaha merupakan fondasi utama dalam menyiapkan SDM Indonesia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.