Media

Kembali Ke Media

Gelar Musprov di Manokwari, Sroyer Elisa Sah Pimpin APINDO Papua Barat

Gelar Musprov di Manokwari, Sroyer Elisa Sah Pimpin APINDO Papua Barat

Manokwari - Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Papua Barat resmi melaksanakan Musyawarah Provinsi (Musprov) Tahun 2025 di Manokwari. Musprov menjadi forum strategis untuk konsolidasi dunia usaha dan penetapan arah kebijakan organisasi lima tahun ke depan. Melalui proses yang berlangsung demokratis, peserta Musprov secara aklamasi memilih Sroyer Elisa sebagai Ketua DPP APINDO Papua Barat Masa Bakti 2025–2030.

 

Dalam sesi pemaparan, Ketua Bidang Organisasi DPN APINDO, Anthony Hilman, menyampaikan situasi ketenagakerjaan nasional dan relevansinya bagi Papua Barat. “Secara nasional, serapan tenaga kerja hanya 2–4,5 juta per tahun, sementara kebutuhan mencapai 7–9 juta pengangguran ditambah 2–4 juta angkatan kerja baru. Alhasil, sekitar 59 persen pekerja berada pada sektor informal,” jelasnya, (11/12/2025).

 

Ia menambahkan bahwa kondisi Papua Barat mencerminkan tantangan serupa. “TPT Papua Barat pada Agustus 2025 berada di angka 4,55 persen, sementara 63,19 persen pekerja masih berada di sektor informal. Kondisi ini harus dijawab dengan langkah konkret peningkatan lapangan kerja dan perlindungan tenaga kerja,” ujarnya.

 

Anthony menutup pemaparannya dengan penekanan pada pentingnya sinergi lintas sektor. “APINDO percaya pada semangat Indonesia Incorporated. Pemerintah dan pelaku usaha harus bersinergi untuk Papua Barat yang maju dan inklusif,” tutupnya.

 

Sebelumnya, Ketua Panitia Musprov, Isak Samuel Kejne Mansawan, melaporkan bahwa Musprov merupakan puncak dari persiapan yang dilakukan secara intensif. “Forum ini telah dipersiapkan selama enam bulan dan menjadi ruang utama untuk membahas program strategis serta memilih Ketua DPP APINDO Papua Barat yang baru. Musprov adalah momentum penting untuk menentukan arah masa depan organisasi,” ungkapnya.

 

Dari sisi pemerintah daerah, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Papua Barat, Eduard Toansiba, memberikan apresiasi atas kontribusi APINDO dalam menjaga stabilitas iklim usaha. “Sudah 10 tahun APINDO berdampingan dengan pemerintah daerah menjaga iklim usaha di Papua Barat. Komitmen ini harus terus diperkuat. APINDO juga memiliki peran strategis dalam perluasan sertifikasi untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja,” ujarnya.

 

Mewakili Gubernur Papua Barat, Kepala Biro PBJ Provinsi Papua Barat, Yakub R. Kiriwenno, memaparkan bahwa APINDO memiliki peran strategis sebagai jembatan antara dunia usaha dan pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif di Papua Barat.

 

“Tema Musprov ini sangat relevan dengan visi pembangunan daerah. APINDO adalah mitra penting pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memberdayakan UMKM, serta membuka ruang investasi berkelanjutan dengan tetap memperhatikan kesejahteraan masyarakat dan kepastian hukum bagi investor,” ujarnya.

 

Puncak Musprov ditandai dengan penetapan Sroyer Elisa sebagai Ketua Terpilih DPP APINDO Papua Barat 2025–2030 dan Ketua Dewan Pertimbangan Terpilih, Deiby Debora Pangemanan. Forum juga merumuskan sejumlah program prioritas, antara lain penguatan advokasi kepastian berusaha, peningkatan kapasitas anggota, perluasan sertifikasi SDM, serta penguatan kerja sama strategis antara dunia usaha dan pemerintah daerah.

 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Papua Barat Eduard Toansiba, Kepala Biro PBJ Provinsi Papua Barat Yakub R. Kiriwenno, Ketua DPW IWAPI Papua Barat Deiby Pangemanan, serta DPK APINDO dari Fakfak, Kaimana, Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, dan Teluk Wondama.

Copied.

Berita Lainnya

No Tanggal Publikasi Topik
Daftar Berita
1 Jumat, 09 Mei 2025 Apindo Dukung Kerja Sama Pemkab Bekasi dan Perusahaan untuk Serapan Tenaga Kerja Lokal, Regulasi Harus Jelas-Tegas
2 Senin, 03 April 2023 FLEKSIBILITAS JAM KERJA SOLUSI TERBAIK CEGAH PENGURANGAN KARYAWAN
3 Selasa, 18 Maret 2025 Wagub Malut: APINDO Berkontribusi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
arrow top icon