Media

Kembali Ke Media

APINDO Tinjau Posyandu GAS KIPAS sebagai Upaya Penurunan Prevalensi Stunting

APINDO Tinjau Posyandu GAS KIPAS sebagai Upaya Penurunan Prevalensi Stunting

APINDO menggelar kunjungan dan peninjauan Gerakan Anak Sehat - Kolaborasi Inklusif Pengusaha Indonesia atasi Stunting (GAS KIPAS) di 9 Posyandu Puskesmas Kayu Manis dan Kencana, Bogor pada Sabtu (15/11/2025).

 

Hadir dalam kunjungan tersebut Ketua Umum APINDO Shinta W. Kamdani, Ketua Pelaksana GAS KIPAS Stunting Prof. Hardinsyah, Ketua Komite Pembangunan Masyarakat Bidang SDGs APINDO Indrayana JAP, Koordinator APINDO dan Liaison Mitra Anggana Bunawan serta perwakilan Young Presidents' Organization (YPO).

 

Dalam acara tersebut, Shinta didampingi rombongan meninjau sejumlah titik Posyandu, berbincang dengan para ibu baduta (bayi di bawah usia dua tahun), balita, termasuk melakukan peninjauan di sejumlah dapur Posyandu.

 

Dalam sambutannya, Shinta mengungkapkan, Stunting masih memerlukan perhatian yang serius dari seluruh pemangku kepentingan mengingat 1000 Hari Pertama Kehidupan merupakan titik tumbuh kembang yang menentukan pencapaian kualitas SDM di masa depan.

 

Ia menambahkan sesuai dengan arahan Menteri Kesehatan RI, stunting tetap menjadi prioritas untuk ditanggulangi bersama oleh seluruh pemangku kepentingan demi mencapai target 14% prevalensi stunting di tahun 2029 mendatang.

 

Sementara itu, Prof Hardinsyah memaparkan, selama 8 minggu program GAS KIPAS Stunting APINDO berjalan di 9 Posyandu di Kota Bogor, indikasi positif paramenter tinggi badan bayi baduta dan lingkar lengan atas ibu menyusui dan ibu hamil juga mengalami peningkatan yang menggembirakan.

Copied.

Berita Lainnya

No Tanggal Publikasi Topik
Daftar Berita
1 Jumat, 07 November 2025 BP Batam dan APINDO Kepri Bahas Potensi dan Tantangan Investasi di Batam 2026
2 Rabu, 26 Februari 2025 Ketua APINDO Kota Bandung Dr. Ahmad Kosim Asmari Raih Gelar Doktor
3 Rabu, 09 Oktober 2024 UMP Jateng 2025, Apindo Minta Serikat Buruh dan Pemda Patuhi PP 51/2023
arrow top icon