Umkm

Kembali ke Artikel dan Publikasi UMKM

Closing dan Apresiasi Pencapaian Program ILO Promise Impact II (Mendorong Usaha Kecil dan Menengah (UKM) melalui peningkatan akses wirausaha terhadap layanan keuangan) dan launching next step (Phase III)

Closing dan Apresiasi Pencapaian Program ILO Promise Impact II (Mendorong Usaha Kecil dan Menengah (UKM) melalui peningkatan akses wirausaha terhadap layanan keuangan) dan launching next step (Phase III)

Sejak Maret 2023, ILO telah memulai tahap implementasi proyek PROMISE IMPACT phase II yang bermitra dengan APINDO UMKM bertujuan untuk meningkatkan skala usaha, produktivitas dan keberlanjutan UKM melalui peningkatan layanan keuangan dengan pemanfaatan teknologi digital.

Sampai saat ini sudah dilakukan proses digitalisasi ekosistem rantai nilai beberapa komoditas yaitu komoditas susu sapi perah milik Koperasi Peternak Bandung Selatan (KPBS) Pegalengan di Jawa Barat, komoditas rumput laut milik PT. Algae Sumba Timur Lestari (Astil) di Sumba Tmur di Nusa Tenggara Timur, dan komoditas minyak nilam Atsiri Research Center Universitas Syiah Kuala di Aceh Besar di Aceh. Proyek ini juga memberikan pelatihan bagi pelaku UKM dalam hal pengelolaan keuangan dan pengetahuan kewirausahaan.

Selain itu perhatian khusus kepada BPR dan BPD diberikan untuk meningkatkan layanan kepada UKM melalui pelatihan dan pemberian bantuan teknis pengembangan kapasitas digitalisasi perbankam antara lain berupa penguatan Core Banking System dan penggunaan teknologi digital untuk manajemen resiko kredit yang lebih baik. Sebagai upaya percepatan transformasi digital.

 

Ketua Bidang UMKM dan Koperasi APINDO, Ronald Walla mewakili APINDO menerima token penghargaan sebagai Mitra Strategis ILO dan turut meresmikan peluncuran ILO Promise III Impact’s Next Phase pada Selasa (13/10/2026) di Hotel Pullman Thamrin - Jakarta, bersama-sama dengan Duta Besar Swiss, Diirektur ILO untuk Indonesia  – Timor Leste, Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo, Deputy Usaha Kecil Kementerian UMKM,Temmy Satya Permana, Stafsus  Kementerian Tenaga Kerja dan Project Manager ILO. Peluncuran tersebut sebagai simbol dimulainya fase baru program tersebut.

Kehadiran APINDO melalui Ronald Walla menjadi wujud dukungan dunia usaha terhadap inisiatif yang mendorong penguatan ekosistem UMKM dan pengembangan usaha yang berdampak, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan mitra pembangunan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Progress Program ILO Promise Impact II bisa dilihat pada link youtube Berkut:

https://www.youtube.com/watch?v=UWQZyOoDhQg&t=17s 

Copied.
arrow top icon