Media

Kembali ke Berita

DPP APINDO Kalimantan Selatan Gelar Dialog Ekonomi dan Rakerkonprov II

DPP APINDO Kalimantan Selatan Gelar Dialog Ekonomi dan Rakerkonprov II

Banjarmasin, 18 April 2026 — Mengangkat tema “Advokasi dan Kerja Kolaborasi dalam Meningkatkan Iklim Usaha, DPP APINDO Kalimantan Selatan melaksanakan Rakerkonprov ke-2 tahun 2026. Tema ini sekaligus menjadi topik Dialog Ekonomi yang digelar sebagai bagian dari rangkaian agenda Rakerkonprov II, dialog ekonomi diliput secara langsung oleh TVRI Kalimantan Selatan sebagai program tapping siaran. 

 

Dialog Ekonomi dan Pembukaan Rakerkonprov II dihadiri oleh 11 DPK APINDO se-Kalimantan Selatan, pengurus DPP,  tamu undangan instansi pemerintahan tingkat provinsi dan kota, perbankkan, pimpinan perusahaan, akademisi, serikat pekerja, mahasiswa, media dan UMKM. 

 

Hadir sebagai narasumber dialog, Noorhalis Majid, wakil ketua Ketua bidang organisasi  DPP APINDO kalsel, Mohammad Aly Fikri, Ekonom BI, DR. Ahmad Yunani, SE, Dekan Fak. Ekonomi ULM dan Yudhi Mahendra, S. Pi, Perencana Ahli Madya Bappeda Prov Kalsel. Dalam paparannya Noorhalis Majid menekankan komitmen untuk membangun kolaborasi semua pihak dalam menjawab tantangan ekonomi yang tidak baik-baik saja. Pertumbuhan ekonomi dalam 5 tahun terakhir hanya berkisar 5-5,3%, itu pun banyak yang meragukannya. Apalagi di tengah resesi ekonomi dunia sekarang ini. Para pengusaha dituntut untuk membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya, namun kemudahan dalam soal perizinan tidak semakin lancar. Berbagai hambatan dan kendala birokrasi, membuat pengurusan izin semakin berbelit. Satu jenis usaha yang akan dibangun, harus mengantongi puluhan izin, prosesnya tidak gampang dan tidak murah. 

 

 

Dalam sambutannya ketua DPP APINDO Kalsel Winardi Sethiono menyampaikan, melalui tema "Kerja Kolaborasi", dia berharap pemerintah daerah dapat memperkuat sinergi dengan pengusaha dan serikat pekerja, guna menciptakan iklim usaha yang sehat dan inklusif. "salah satu contoh, APINDO Kalsel mendorong pemerintah agar sistem OSS benar-benar berjalan maksimal, sehingga tidak ada lagi hambatan birokrasi bagi investor yang ingin masuk ke daerah," ucapnya. 

 

Kemudian, Gubernur Kalimantan Selatan, dalam sambutannya yang di wakili Asisten  Perekonomian dan Pembangunan Ariadi Noor, menegaskan forum ini di harapkan menjadi ruang diskusi yang produktif sekaligus sarana menyatukan visi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan daya saing dalam dunia usaha saat ini. 

 

Ariadi Noor juga menambahkan, saat ini Kalimantan Selatan  memiliki modal untuk capaian pembangunan yang cukup baik, pada tahun 2025 yang lalu pertumbuhan ekonomi kalsel tercatat sebesar 5.22 persen melampaui Rata-rata Secara nasional sebesar 5.04 persen. "Pencapaian ini menegaskan bahwa arah pembangunan kalimantan selatan sudah berada pada jalur yang tepat, namun kedepan kita di hadapkan pada tantangan percepatan transformasi ekonomi menuju struktur yang lebih bernilai tambah, berdaya saing dan berkelanjutan, pemerintah kalimantan selatan terus berupaya menjadikan Kalsel sebagai gerbang logistik kalimantan, melalui penguatan infrastruktur strategis dan juga peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta percepatan investasi  sektor unggulan,"jelas nya. 

 

 

Sementara itu, Ketua Umum DPN APINDO ibu Shinta W Kamdani dalam sambutan beliau yang disampaikan melalui video tapping menegaskan bahwa Rakerkonprov II APINDO Kalsel tahun 2026 ini merupakan momentum starategis untuk menyatukan arah, memperkuat peran dan menegaskan posisi dunia usaha sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. 

 

Dengan mengangkat tema “Advokasi dan Kerja Kolaborasi dalam Meningkatkan Iklim Usaha” bukan hanya relevan tapi juga sangat mendesak, kita berada dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, geopolitik yang dinamis, perubahan rantai pasok global serta distrupsi teknologi yang berlangsung sangat cepat, dalam kondisi seperti ini dunia usaha tidak hanya cukup bertahan, kita harus adaptif, responsif sehingga mampu merubah tekanan menjadi peluang. 

 

Kemampuan tersebut bertanggung pada satu hal yang mendasar yakni iklim usaha yang kondusif, disinilah peran advokasia dan kolaborasi menjadi kunci, Apindo harus hadir menjadi mitra strategis pemerintah bukan hanya menyampaikan aspirasi tapi juga menawarkan solusi konkrit, berbasis data dan menjawab kebutuhan riil dilapangan”. 

 

“APINDO tahun 2026 telah menetapkan fokus agenda organisasi. Pertama, penguatan ketenagakerjaan nasional, dengan mendorong ekosistem ketenagakerjaan nasional yang lebih adil dan kompetitif, mulai dari regulasi, sistem pengupahan hingga peningkatan produktifitas tenaga kerja. Kedua, advokasi kebijakan strategis, ini menjadi prioritas utama untuk mendorong deregulasi, penyederhanaan perizinan, menyelasaikan berbagai hambatan struktural yang selama ini membebani dunia usaha. 

 

Ketiga, penguatan kerjasama perdagangan nasional, APINDO ingin memastikan pelaku di Indonesia khususnya di daerah mampu memanfaatkan peluang global dan meningkatkan daya saing eksport. Keempat, penguatan program unggulan organisasi, seperti APINDO UMKM Merdeka, Pengusaha Mengajar. Kelima, penguatan peran APINDO di daerah, termasuk melalui inisiatif APINDO invesment unit, agar pertumbuhan ekonomi tidak terpusat tetapi menyebar secara merata. Keenam, pengembangan family bussniss network, dengan basis anggota yang kuat dari bisnis keluarga APINDO akan memperluas potensi pengembangan ekosistem dan jejaring family bussniss. 

 

Seluruh agenda ini tidak akan berjalan tanpa dukungan APINDO di daerah, APINDO Kalimantan Selatan harus menjadi penggerak utama, mengawal kebijakan, memperkuat kolaborasi dan memastikan dunia usaha dapat tumbuh dengan sehat didaerahnya”. Diakhir sambutan ibu Shinta menegaskan, “Kita harus memiliki semangat juang yang sama, bergerak bersama memperkuat advokasi, memperluas kolaborasi dan membangun iklim usaha yang lebih kompetitif dan berkelanjutan”. 

Copied.

Berita Lainnya

No Tanggal Terbit Judul Berita
Daftar Berita
1 Kamis, 11 Juli 2024 Apindo Sulut Komitmen Dukung Sulawesi Utara Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Asia Pasifik
2 Jumat, 10 Oktober 2025 Audiensi Bea Cukai Pantoloan dan APINDO Sulteng Bahas Layanan Kepabeanan
3 Sabtu, 10 Januari 2026 APINDO Bekali Mahasiswa dengan Kepemimpinan Berpikir Kritis dan Berkarakter
arrow top icon