APINDO: Optimistis namun Waspada, Dunia Usaha Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan 2026
Jumat, 30 Januari 2026
APINDO memandang prospek ekonomi Indonesia 2026 berada pada fase risk-loaded expansion, sehingga dunia usaha terus optimistic but still cautious. peluang pertumbuhan tetap terbuka ditopang konsumsi domestik, investasi, dan ekspor berbasis hilirisasi dan waspada terhadap risiko eksternal seperti geopolitik, fragmentasi perdagangan global, serta potensi policy shocks, maupun tantangan domestik terutama ketahanan daya beli kelas menengah.
Dalam konteks ini, penguatan pendorong struktural dan diversifikasi pasar menjadi krusial agar momentum pertumbuhan tidak bergantung pada faktor musiman semata dan mampu berkelanjutan sepanjang tahun. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum APINDO Shinta W. Kamdani dalam IDX Economic Insight 2026 “Unlocking Indonesia’s Hidden Engines of Growth 2026”, Jumat (30/1/2026) di Gedung Bursa Efek Indonesia.
Menuju pertumbuhan yang lebih inklusif dan berkelanjutan, APINDO menekankan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah dan dunia usaha dengan fokus pada penciptaan lapangan kerja berkualitas. Arah kebijakan perlu mendorong investasi yang tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga memperkuat struktur pasar kerja, menjaga stabilitas fiskal moneter, serta meningkatkan efisiensi biaya usaha.
Penguatan kualitas SDM dan pemberdayaan UMKM dalam rantai pasok industri menjadi kunci agar manfaat pertumbuhan dapat dirasakan lebih merata dan memperkuat daya tahan ekonomi nasional.
Dalam pengembangan SDM, APINDO mendorong pergeseran paradigma dari pendekatan hire-based menuju hub-based ecosystem, di mana industri berperan aktif sejak hulu pendidikan. Melalui berbagai program kolaboratif dengan perguruan tinggi dan UMKM, dunia usaha ikut memastikan kurikulum dan kompetensi lulusan selaras dengan kebutuhan industri yang terus berubah.
Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan employability, tetapi juga menumbuhkan entrepreneurial mindset, sehingga lulusan tidak hanya menjadi pencari kerja, melainkan juga pencipta lapangan kerja yang memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang Indonesia.