Media

Kembali ke Berita

APINDO Sulteng Fasilitasi Pengusaha Malaysia Jajaki Bisnis di Sulteng

APINDO Sulteng Fasilitasi Pengusaha Malaysia Jajaki Bisnis di Sulteng

BESUSU TENGAH — Sejumlah pengusaha dan tokoh bisnis asal Malaysia mulai menjajaki peluang kerja sama usaha di Sulawesi Tengah. Penjajakan itu difasilitasi Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPP APINDO) Sulawesi Tengah melalui Business Dinner di Depot Sehati, Jumat (4/9/2026).

 

Agenda tersebut menjadi ruang awal mempertemukan pelaku usaha Sulteng dengan calon mitra dari Malaysia. Selain membangun komunikasi, pertemuan membahas peluang kolaborasi di sejumlah sektor, antara lain investasi, pariwisata, energi, teknologi, ekonomi kreatif, dan pengembangan bisnis.

 

Sekretaris DPP APINDO Sulteng, Ito Lawputra, mengatakan pertemuan itu merupakan bagian dari upaya memperluas jejaring dunia usaha sekaligus membuka akses kerja sama dengan mitra internasional.

 

Menurutnya, potensi Sulawesi Tengah perlu diperkenalkan secara langsung kepada calon investor dan mitra bisnis agar peluang kerja sama dapat berkembang berdasarkan kebutuhan dan kapasitas masing-masing pihak.

 

“Ini merupakan silaturahmi untuk membangun komunikasi dan menjajaki potensi kolaborasi lintas negara ke depan. Kami tentu berharap komunikasi ini dapat berkembang menjadi kerja sama konkret,” ujar Ito.

 

Ia menyebut Sulawesi Tengah memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan bersama, mulai dari sumber daya dan industri hingga pariwisata serta sektor usaha lainnya. Karena itu, APINDO Sulteng siap mengambil peran sebagai penghubung antara pelaku usaha daerah dan calon mitra dari luar negeri.

“Yang paling penting dari pertemuan ini adalah membangun komunikasi terlebih dahulu. Dari komunikasi dan silaturahmi seperti ini, kita bisa melihat potensi apa yang dapat dikolaborasikan antara pelaku usaha di Sulteng dan mitra dari Malaysia,” katanya.

 

Delegasi Malaysia yang hadir memiliki latar belakang bisnis yang beragam. Di antaranya Eric Tan, CEO TTL Group of Companies; Raj Kumar Sheth, Presiden Masyarakat Vegetarian Malaysia sekaligus konsultan manajemen dan bisnis, analisis data, asuransi serta investasi real estate.

 

Hadir pula Dato’ Pardip Kumar Kukreja, Executive Chairman Paradise Group sekaligus Ketua Tara Foundation, yang memiliki pengalaman di sektor perjalanan, pariwisata dan penerbangan. Sementara Dato’ S. Vismanathan, Senior Advisor & Director Spark Consulting Malaysia, memiliki perhatian pada elektrifikasi industri, kendaraan listrik (EV), infrastruktur pengisian daya, energi terbarukan dan pembangunan berkelanjutan.

 

Pertemuan tersebut juga dihadiri Himanshu Bhatt, Managing Editor The Sun Malaysia. Dari Sulawesi Tengah, hadir Dr. I Nyoman Slamet, S.Pd., M.Si., anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah periode 2024–2029, Direktur Utama Perumda Kota Palu Sulaeman A. Rasyid, S.Kom., MM, serta sejumlah tokoh lainnya.

 

Ito menilai keberagaman latar belakang para peserta memperbesar ruang penjajakan kerja sama. Menurut dia, hubungan bisnis lintas negara dapat dimulai dari komunikasi dan pertukaran informasi sebelum diarahkan pada proyek atau investasi yang lebih konkret.

 

“Harapannya, pertemuan ini tidak berhenti pada business dinner. Kami ingin komunikasi terus berlanjut dan ada tindak lanjut yang bisa memberikan manfaat bagi dunia usaha serta perekonomian Sulawesi Tengah,” tegasnya.

 

Sementara itu, Bidang Pengusaha Muda Kreatif APINDO Sulteng, Decky Danadi Chandra, melihat pertemuan tersebut sebagai peluang bagi pengusaha lokal, khususnya generasi muda, untuk membangun jaringan bisnis internasional.

 

“Peluang yang baik sekali untuk menjajaki kerja sama bisnis, termasuk bidang ekonomi kreatif yang juga bisa melibatkan pengusaha-pengusaha muda,” ujar Decky.

 

Ia berharap komunikasi dengan pelaku usaha Malaysia dapat dilanjutkan ke pembahasan yang lebih konkret sehingga membuka akses pasar dan kemitraan baru bagi dunia usaha Sulawesi Tengah.

 

Sumber: mercusuar.web.id

Copied.

Berita Lainnya

No Tanggal Terbit Judul Berita
Daftar Berita
1 Senin, 28 April 2025 Apindo Sumut Gelar FGD, Bahas Isu-Isu Ketenagakerjaan
2 Rabu, 11 Februari 2026 APINDO Dorong Kelulusan UMKM dalam Sustainability Reporting, Perkuat Daya Saing Berkelanjutan
3 Rabu, 07 Mei 2025 Solusi Apindo Atasi Pengangguran di Sulsel, Warga Diminta Tak Berharap Dunia Kerja
arrow top icon