Shinta W. Kamdani Kukuhkan DPP APINDO Aceh 2026–2031, Perkuat Kolaborasi Dunia Usaha dan Pemerintah
Kamis, 21 Mei 2026
Banda Aceh, 21 Mei 2026 – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Shinta W. Kamdani, didampingi Wakil Ketua Umum DPN APINDO Eddy Hussy, Ketua Bidang Organisasi Anthony Hilman secara resmi mengukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) APINDO Aceh masa bakti 2026–2031 di Banda Aceh.
Dalam pidatonya bertajuk “Aceh Lon Sayang”, Shinta menyampaikan apresiasi atas ketangguhan masyarakat Aceh sekaligus memaparkan berbagai potensi strategis daerah yang dinilai menjadi modal penting bagi pertumbuhan ekonomi.
Menurutnya, Aceh memiliki fondasi ekonomi yang kuat di berbagai sektor unggulan. Aceh tercatat menempati posisi keempat nasional sebagai penyumbang ekspor kopi terbesar, dengan kopi Gayo yang telah dikenal luas di pasar Amerika Serikat dan Eropa. Selain itu, produksi beras Aceh kini berada di peringkat kedelapan nasional sehingga memperkuat posisi daerah sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Di sektor kelautan, dengan garis pantai sekitar 2.666 kilometer, realisasi ekspor perikanan Aceh tahun 2024 disebut telah melampaui target hingga mencapai 4,3 juta dolar Amerika Serikat.
Shinta juga memperkenalkan inisiatif nasional berupa Kanal dan Task Force Debottlenecking Hambatan Berusaha APINDO. Melalui inisiatif tersebut, pengurus APINDO di daerah didorong aktif melaporkan berbagai hambatan investasi maupun perizinan agar dapat diadvokasikan hingga tingkat nasional.
“Kami mengajak pengurus di Aceh untuk aktif menggunakan kanal ini guna melaporkan hambatan perizinan atau investasi di lapangan. Isu-isu ini akan kami agregasi dan bawa langsung ke tingkat nasional, termasuk melalui jalur komunikasi strategis dengan kementerian terkait dan Sekretariat Negara, agar mendapatkan solusi yang sistemik,” tegas Shinta.
Ketua DPP APINDO Aceh, H. Ramli, menegaskan bahwa kepengurusan baru hadir dengan semangat memperkuat peran pengusaha sebagai motor penggerak ekonomi di Bumi Serambi Mekkah. Menurutnya, tantangan global yang semakin kompleks menuntut dunia usaha untuk terus bergerak secara adaptif dan inovatif.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi, khususnya dalam penciptaan lapangan kerja. Kami siap bekerja sama erat dengan Pemerintah Provinsi Aceh untuk meningkatkan investasi dan ekonomi daerah dengan semangat inklusif dan aktif agar kehadiran APINDO benar-benar bermanfaat bagi seluruh masyarakat Aceh,” lanjutnya.
Pemerintah Provinsi Aceh diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Sekretariat Daerah Provinsi Aceh, Robby Irza dalam sambutanny berharap APINDO mampu memberikan kontribusi nyata bagi penguatan investasi dan pengembangan ekonomi daerah.
“Potensi Aceh sangat luar biasa, namun kita harus jujur bahwa saat ini belum ada industri besar yang mapan di Aceh. Oleh karena itu, kami menyambut baik komitmen APINDO. Kami berharap APINDO mampu memperkuat kapasitas UMKM lokal agar bisa naik kelas dan bersaing secara global,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarlembaga, termasuk melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan berbagai pihak strategis yang dilakukan antara APINDO dengan Yayasan Amanah, Atsiri Research Center (ARC) Puipt Nilam Aceh Universitas Syiah Kuala (USK), serta Universitas Iskandar Muda.
“Kami menyambut baik penandatanganan MoU dengan berbagai lembaga strategis hari ini. Mari kita bangun sinergi yang kuat antara pemerintah dan dunia usaha untuk menciptakan iklim investasi yang sehat,” tambahnya.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tamu kehormatan dan pemangku kepentingan strategis dari unsur pemerintah, TNI/Polri, perbankan, dan dunia usaha. Hadir dalam kesempatan itu Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Kependudukan Aceh Akmil Husain, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Aceh Reza Ferdian, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh T. Adi Darma, serta Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Aceh Ir. H. Muhammad Iqbal.
Turut hadir pula Ketua Dewan Pertimbangan DPP APINDO Aceh Hj. Kartini NI, Direktur Eksekutif APINDO Rudolf Saut, perwakilan Kepolisian Daerah Aceh, Kodam Iskandar Muda, Komandan Lanud Angkatan Udara, pimpinan Bank Aceh, pimpinan Bank Syariah Indonesia, pimpinan Bank BSN, serta jajaran Kapolres dari berbagai wilayah di Aceh.
Sebelumnya, juga dilaksanakan Business Forum DPP APINDO Aceh bertajuk Meningkatkan Daya Saing Ekonomi Aceh melalui Kolaborasi, Sinergi Pendampingan, dan Akselerasi Digital UMKM yang menghadirkan narasumber Bank Aceh dan Ketua Umum DPN APINDO di Grand Permata Hati Aceh serta pemberian Donasi untuk rekonstruksi pasca bencana banjir di Aceh.