APINDO: Transisi Hijau Harus Jadi Mesin Penciptaan Kerja dan Penguatan Industri Nasional
Rabu, 04 Februari 2026
Transisi hijau hanya akan berhasil jika mampu menghadirkan lapangan kerja nyata dan memperkuat basis industri nasional. Menurutnya, agenda hijau tidak boleh berhenti pada target, tetapi harus menjadi pertumbuhan industri dan peningkatan kesejahteraan pekerja Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Ketua Umum APINDO, Shinta W. Kamdani dalam Indonesia Economic Summit (IES) 2026 Roundtable: How can Indonesia Leverage the Green Sectors to Boost Growth?, Rabu (4/2/2026) di Jakarta.
Shinta menambahkan, Indonesia memiliki sejumlah sektor hijau berpotensi tinggi, diantaranya mineral kritis dan manufaktur rendah karbon, agroforestri, ekonomi biru, hingga energi bersih. Sektor tersebut dapat menjadi motor industrialisasi sekaligus penciptaan jutaan pekerjaan baru, termasuk di luar Jawa.
Agar potensi tersebut terealisasi, dunia usaha menekankan pentingnya kejelasan dan kepastian kebijakan, serta penyelarasan kebijakan hijau dengan strategi industri, daya saing perdagangan, dan perencanaan investasi. Tanpa konsistensi dan prediktabilitas kebijakan, transisi hijau berisiko kehilangan momentumnya sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi.