APINDO Dorong Program GAS KIPAS Jadi Model Intervensi Berkelanjutan Cegah Stunting
Sabtu, 10 Januari 2026
APINDO menutup rangkaian intervensi pangan dan edukasi gizi Program Gerakan Anak Sehat - Kolaborasi Inklusif Pengusaha Indonesia Atasi Stunting (GAS - KIPAS) yang telah dilaksanakan secara konsisten sejak September 2025 hingga Januari 2026.
Dalam penutupan program yang dipusatkan di Puskesmas Kayu Manis Bogor pada Sabtu (10/1/2026), Ketua Umum APINDO Shinta W. Kamdani, Wakil Ketua Umum APINDO Sanny Iskandar, Wakil Sekretaris Umum APINDO Hendra Widjaja, dan Ketua Bidang SDGs Axton Salim melakukan kunjungan ke sejumlah posyandu dan dapur program GAS - KIPAS.
Dalam program ini, Intervensi difokuskan pada ibu hamil dan anak baduta melalui sembilan posyandu di Kelurahan Kayumanis dan Kelurahan Kencana sebagai upaya pencegahan stunting pada fase paling kritis. Hadir juga dalam acara ini, diantaranya Ketua Pelaksana Program GAS-KIPAS Prof. Hardinsyah, Ketua Komite Pembangunan Masyarakat Bidang SDGs APINDO Indrayana JAP, Koordinator APINDO dan Liaison Mitra Anggana Bunawan.
Menurut Shinta, melalui pendekatan berbasis data, dapur masak, edukasi gizi rutin, serta pendampingan kader posyandu, APINDO menempatkan program ini sebagai investasi nyata bagi kualitas generasi masa depan.
Axton Salim mengungkapkan, kontribusi APINDO tidak hanya pada dukungan sumber daya, tetapi juga pada penguatan tata kelola program agar terukur, berkelanjutan, dan berdampak langsung di tingkat komunitas. Keberhasilan pelaksanaan di lapangan tidak terlepas dari peran Puskesmas Kayumanis, perangkat kelurahan, dan para kader posyandu yang menjadi garda terdepan pendampingan ibu dan anak.
Ke depan, APINDO menantikan hasil analisis end-line sebagai dasar evaluasi dampak dan pembelajaran program. APINDO berharap model kolaborasi GAS KIPAS Stunting dapat direplikasi dan diperluas ke wilayah lain dengan cakupan penerima manfaat yang lebih besar. Komitmen APINDO adalah terus mendorong kemitraan lintas sektor yang terukur dan berkelanjutan, demi anak-anak Indonesia yang lebih sehat dan masa depan bangsa yang lebih kuat.