Audiensi Bersama Gubernur Lemhannas, APINDO Tegaskan Komitmen Ketahanan Nasional
Thursday, 05 March 2026
APINDO dan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antara dunia usaha dan lembaga strategis negara dalam memperkokoh ketahanan nasional. Hal tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Gubernur Lemhannas RI TB Ace Hasan Syadzily, Kamis (5/3/2026) di Jakarta.
Ketua Umum Shinta Widjaja Kamdani hadir didampingi Wakil Ketua Umum Sanny Iskandar, Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Sarman Simanjorang, Dewan Penasihat PPNK APINDO 2026 sekaligus Ketua Angkatan II PPNK APINDO 2024 Denon Prawiraatmadja, serta Dewan Penasihat Panitia PPNK APINDO 2026 Irwanda Syarif Hamdani. Turut hadir Ketua Panitia PPNK APINDO 2026 Tedja Somantri, Wakil Ketua Panitia Muhammad Fiqri, dan Sekretaris Panitia Selli. Rombongan diterima langsung oleh Gubernur Lemhannas RI TB Ace Hasan Syadzily beserta jajaran pimpinan Lemhannas RI.
Dalam pertemuan tersebut, APINDO menegaskan dunia usaha memiliki peran strategis sebagai pilar penting dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan nasional. Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, mulai dari kompetisi ekonomi internasional, disrupsi teknologi, hingga eskalasi geopolitik, dunia usaha dituntut tidak hanya tangguh secara bisnis, tetapi juga memiliki perspektif kebangsaan yang kuat, kepemimpinan strategis, serta kesadaran akan peran sektor ekonomi dalam mendukung kepentingan nasional dan pembangunan berkelanjutan.
Kolaborasi APINDO dan Lemhannas telah mulai terbangun melalui pelaksanaan Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) pada 2024 sebagai langkah awal integrasi wawasan kebangsaan dalam kepemimpinan dunia usaha. Ke depan, kedua pihak mendorong penguatan kerja sama yang lebih terstruktur melalui penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) jangka menengah yang akan ditindaklanjuti dengan perjanjian kerja sama teknis dan operasional.
Selain itu, APINDO dan Lemhannas juga membuka peluang pengembangan berbagai program kolaboratif lainnya. Melalui sinergi yang semakin luas tersebut, dunia usaha diharapkan dapat semakin berkontribusi dalam memperkuat ketahanan ekonomi serta pembangunan Indonesia.