PMI Sumbar Fasilitasi Dialog APINDO dan Warga, MCK dan Dapur Jadi Kebutuhan Mendesak
Jumat, 24 April 2026
Padang - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) memfasilitasi pertemuan antara Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Shinta Widjaja Kamdani, dengan masyarakat penerima manfaat program rumah tumbuh, Kamis (23/4/2026).
Pertemuan yang digelar di Kantor PMI Sumbar, Padang, ini menjadi bagian dari evaluasi sekaligus penguatan kolaborasi antara PMI dan dunia usaha dalam mendukung pemulihan korban bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Agam.
Dalam pertemuan tersebut, warga penerima manfaat diberi kesempatan menyampaikan langsung kondisi hunian yang telah dibangun serta berbagai kebutuhan yang masih diperlukan. Dialog berlangsung terbuka antara masyarakat, PMI, dan pihak APINDO.
Koordinator Lapangan Posko PMI Sumbar, Ahmad Jais, menjelaskan bahwa progres pembangunan rumah tumbuh menunjukkan perkembangan signifikan.
“Dari total 15 unit yang direncanakan, sebanyak 10 unit saat ini sudah hampir rampung. Kami terus mendorong percepatan agar seluruh rumah dapat segera ditempati,” ujarnya.
Namun demikian, Ahmad Jais mengungkapkan bahwa masih terdapat kekurangan fasilitas dasar pada hunian tersebut.
“Rumah tumbuh ini berukuran 4x6 meter dengan dua kamar tidur, namun belum dilengkapi fasilitas MCK dan dapur. Ini menjadi kebutuhan mendesak karena warga masih menggunakan fasilitas umum,” jelasnya.
Camat Malalak, Ulya Satar, menyampaikan apresiasi atas peran PMI dan APINDO dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
“Kami berterima kasih kepada APINDO dan PMI, khususnya kepada koordinator lapangan yang terus aktif mengawasi pembangunan. Ini sangat membantu masyarakat kami,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum APINDO, Shinta Widjaja Kamdani, menegaskan komitmen dunia usaha untuk terus mendukung penyelesaian program rumah tumbuh.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan PMI Sumbar hingga seluruh pembangunan rumah tumbuh ini selesai,” tegasnya.
Ketua PMI Sumatera Barat, Aristo Munandar juga menegaskan komitmennya untuk terus menjembatani kebutuhan masyarakat dengan dukungan para mitra.
“PMI memastikan bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan. Kolaborasi ini penting agar pemulihan berjalan lebih cepat dan bermartabat,” ujarnya.
Melalui pertemuan ini, diharapkan adanya dukungan lanjutan dari sektor usaha untuk melengkapi fasilitas dasar rumah tumbuh, sehingga masyarakat terdampak tidak hanya memiliki tempat tinggal, tetapi juga hunian yang layak dan memenuhi kebutuhan dasar.
Sumber: topsumbar.co.id