Media

Kembali Ke Media

Pengurus DPP APINDO Papua Masa Bakti 2025–2030 Resmi Dikukuhkan

Pengurus DPP APINDO Papua Masa Bakti 2025–2030 Resmi Dikukuhkan

Jayapura, 13 Desember 2025 — Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Papua Masa Bakti 2025–2030 resmi dikukuhkan dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Mercure Jayapura Hotel, Sabtu (13/12). Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) APINDO, Shinta Widjaja Kamdani, dan dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, pemangku kepentingan dunia usaha, serta perwakilan serikat pekerja.

 

Kegiatan ini menjadi momentum strategis konsolidasi dunia usaha di Tanah Papua sekaligus penguatan peran APINDO sebagai mitra pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, penciptaan lapangan kerja, dan perbaikan iklim investasi daerah.

 

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPN APINDO Shinta Widjaja Kamdani menegaskan bahwa pengukuhan DPP APINDO Papua merupakan bagian dari penguatan peran dunia usaha di daerah sebagai pilar utama pembangunan ekonomi nasional.

 

“Indonesia saat ini berada pada momentum ekonomi yang sangat menentukan. Namun lebih dari separuh tenaga kerja nasional masih berada di sektor informal, sementara kapasitas penciptaan lapangan kerja belum sepenuhnya mampu mengejar kebutuhan tahunan. Di sinilah peran dunia usaha, termasuk di Papua, menjadi sangat krusial,” ujar Shinta Widjaja Kamdani.

 

Ia menambahkan bahwa APINDO mendorong penguatan organisasi dari pusat hingga daerah agar advokasi kebijakan, penguatan investasi, dan penciptaan lapangan kerja dapat berjalan selaras.

 

“APINDO bukan hanya rumah bagi perusahaan besar, tetapi rumah bersama bagi seluruh pelaku usaha yang berjuang menciptakan pekerjaan. Ketika APINDO Papua kuat dan solid, maka kontribusinya terhadap ekonomi daerah dan nasional akan semakin nyata,” tambahnya.

 

Wakil Gubernur Papua, Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada APINDO Papua dan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.

 

“APINDO memiliki peran strategis sebagai jembatan antara pengusaha dan pemerintah. Di tengah tantangan pembangunan daerah, dunia usaha menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua,” ujarnya
.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Papua terus membuka ruang dialog dan kemitraan dengan APINDO untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif, transparan, dan berkeadilan.

 

“Visi Papua yang maju, produktif, dan harmonis hanya dapat terwujud melalui sinergi yang erat antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.

 

Ketua DPP APINDO Papua terpilih, Moses Morin, menyampaikan komitmen kepengurusan baru untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan memastikan kehadiran APINDO dirasakan hingga ke daerah. “Saat ini APINDO Papua telah berhasil membentuk 6 Dewan Pimpinan Kabupaten dari total 9 DPK yang ada. Ini adalah modal awal yang sangat penting untuk memastikan APINDO hadir sebagai mitra strategis pemerintah dan pelaku usaha di seluruh Papua,” kata Moses Morin.

 

Ia menegaskan bahwa sektor pariwisata, perikanan, pertanian, serta kerja sama perdagangan lintas negara dengan Papua Nugini (PNG) akan menjadi fokus utama penguatan ekonomi Papua ke depan. “Jayapura adalah gerbang terdepan Indonesia di kawasan Pasifik. Kami ingin Papua menjadi episentrum pertumbuhan ekonomi kawasan melalui perdagangan, investasi, dan logistik yang terintegrasi,” ujarnya.

 

Rangkaian Pengukuhan DPP APINDO Papua Masa Bakti 2025–2030 diawali dengan Ibadah Syukur Menyambut Natal bersama 60 anak Panti Asuhan Putri Kerahiman Hawai, Jayapura, yang disertai penyerahan bingkisan kasih sebagai wujud kepedulian sosial dan komitmen APINDO dalam membangun Papua secara inklusif, tidak hanya dari aspek ekonomi tetapi juga kemanusiaan.

 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Dialog Ekonomi yang menghadirkan Ketua Umum DPN APINDO Shinta Widjaja Kamdani dan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM Provinsi Papua Jimmy Alberto Y. Thesia, yang membahas penguatan iklim investasi, ketenagakerjaan, serta pengembangan UMKM sebagai pilar pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menciptakan lapangan kerja berkelanjutan di Papua.

 

Pengukuhan DPP APINDO Papua Masa Bakti 2025–2030 turut dihadiri oleh perwakilan DPR Papua, Majelis Rakyat Papua (MRP), Wakil Wali Kota Jayapura, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, perwakilan perbankan nasional (BTN dan Bank Mandiri), perwakilan serikat pekerja dan buruh, para Ketua DPK APINDO se-Provinsi Papua, serta pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha.

Copied.

Berita Lainnya

No Tanggal Publikasi Topik
Daftar Berita
1 Kamis, 18 Juni 2020 GANDENG KEMENKOP, APINDO LUNCURKAN UMKM AKADEMI
2 Kamis, 07 November 2024 Apindo Gorontalo: Perhotelan Diprediksi Terancam Dampak Kenaikan UMP Gorontalo 2025
3 Selasa, 24 September 2024 Program MSIB Ciptakan Entrepreneur Muda, Pertemukan UMKM dan Mahasiswa
arrow top icon