Jelang Tahun Politik, Dunia Usaha Harap Teladan kepemimpinan Bebas Pencitraan

APINDO menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) ke-10 tahun 2018 pada Selasa- Rabu (24-25/4/2018) sebagai forum menyuarakan aspirasi dan harapan kalangan Dunia Usaha kepada Pemerintah. Perwakilan APINDO Daerah dari 34 Provinsi berkumpul melalui Munas untuk membahas beberapa isu strategis, utamanya upaya memperkuat kapabilitas dan kualitas SDM Pekerja Indonesia dalam meningkatkan daya saing, termasuk penguatan inovasi di sektor industri untuk menghadapi era automatisasi dan digitalisasi yang dikaitkan dengan perencanaan ketenagakerjaan nasional di masa mendatang. Dalam Munas tersebut, APINDO juga melakukan pemilihan Ketua Umum baru yang akan menjadi pemimpin APINDO lima tahun mendatang.

Munas yang digelar dengan mengusung tema "Dunia Usaha Kuat, Rakyat Sejahtera: Reformasi Sumber Daya Manusia Untuk Mengatasi Kesenjangan Ekonomi" tersebut dibuka oleh Wakil Presiden RI, M. Jusuf Kalla. Selanjutnya, peserta Munas yang merupakan pelaku usaha dari APINDO seluruh Indonesia berdialog dengan sejumlah Menteri, diantaranya Menteri Perindustrian, Menteri Ketenagakerjaan, dan narasumber lainnya dari Ketua Tim Ahli Wakil Presiden RI dan Dirjen Pajak. Dialog antara Pelaku Usaha dengan Pemerintah diharapkan mampu mensinergikan program dan anggaran antara Dunia Usaha dengan Kementerian dan/atau Lembaga. 1.000 peserta, tamu undangan, sejumlah partners dari kamar dagang asing, kedutaan besar, dan stakeholders dijadwalkan menghadiri Munas tersebut. Selain itu, UMKM binaan APINDO baik dari Indonesia Timur, Barat, dan Tengah menampilkan produk kreatif yang akan ditinjau oleh Wakil Presiden dalam Munas ini.

Ketua Umum APINDO, Hariyadi B. Sukamdani mengapresiasi pencapaian yang relatif baik selama kepemimpinan Nasional Joko Widodo dan Jusuf Kalla dengan adanya kenaikan pertumbuhan meskipun tidak sangat tinggi pada tiga tahun kepemimpinan. Meskipun demikian, Dunia Usaha mencermati masih adanya kegaduhan yang berdampak pada perekonomian Nasional menjelang tahun politik.

Jelang Tahun Politik, Hariyadi berharap Dunia Usaha mendapat teladan kepemimpinan yang nyata bekerja bagi bangsa dan kepemimpinan yang jauh dari pencitraan dan memberikan kontribusi bagi perekonomian. Hariyadi menambahkan, dukungan Dunia Usaha untuk kemajuan perekonomian tersebut juga dilakukan melalui peran kontrol kebijakan dan implementasinya agar tidak mendistorsi aktivitas perekonomian.

Untuk itu, Hariyadi mengungkapkan dalam MUNAS APINDO X, Dunia Usaha ingin mendengarkan arahan Pemerintah atas kesiapan Indonesia menghadapi tantangan industri, terutama di era 4.0 mengingat masih banyak yang belum paham terkait fokus industri yang menjadi prioritas bagi aktivitas perekonomian. Arahan dari Wakli Presiden RI diharapkan juga membahas mengenai implikasi terhadap pola relasi pengusaha dengan pekerja yang secara alamiah mengalami perubahan pada generasi milenial saat ini.

Sinergi kebijakan antar kementerian dan/atau lembaga yang disertai dengan fokus dukungan anggaran bagi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) juga menjadi sangat penting untuk dilakukan dalam menjawab tantangan industri era 4.0. Selain itu, sinergi antara Pemerintah dengan Pemerintah Daerah juga diyakini menjadi salah satu penentu keberhasilan pengembangan SDM di era 4.0


Bagi Pelaku Usaha di Daerah, Hariyadi mengingatkan perlunya Dunia Usaha Daerah mendukung Pemerintah Daerah dalam penyusunan prioritas pengembangan ekonomi daerah dengan meningkatkan kapasitas bersama untuk dapat memberikan masukan kepada Pemda dengan baik.


 





Selasa, 24 April 2018 |