Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Kurs Jual Beli
 
Home Trade & Investment Active Project Tentang Active Project
Tentang Active Project

‘ACTIVE’ adalah singkatan dari ‘Advancing Indonesia's Civil Society in Trade and Investment’. Program ini didanai sebagian oleh Uni Eropa untuk mendukung aktivitas beberapa organisasi masyarakat sipil terpilih selama tiga tahun ke depan.

Program ini adalah bentuk kelanjutan Dialog Bisnis Uni Eropa dan Indonesia (EU-Indonesia Business Dialogue/EIBD) yang dimulai pada tahun 2009. EIBD adalah forum B2B yang mengidentifikasi potensi pertumbuhan yang belum tergali dalam perdagangan dan investasi antara kedua mitra. Forum ini menggali peluang-peluang bersama dan mengungkap berbagai hambatan dalam hubungan ekonomi kedua mitra.

Meskipun hubungan bisnis bilateral antara Indonesia dan Uni Eropa berkembang dengan baik, arti penting Eropa sebagai mitra dagang dan investasi Indonesia semakin menurun, begitu pula sebaliknya. Perusahaan-perusahaan di kedua pihak mengalami tantangan dalam akses pasar dan pemenuhan standar; ditambah pula dengan kurangnya kesadaran akan peluang-peluang yang bisa dimanfaatkan.

Dalam kaitannya dengan situasi di atas, program ACTIVE hadir dengan dua tujuan umum:

  1. Memperkuat hubungan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Uni Eropa dan memperbaiki iklim usaha di Indonesia
  2. Memperkuat kapasitas asosiasi-asosiasi bisnis di Indonesia

Program ACTIVE mendukung penguatan kapasitas organisasi masyarakat sipil dalam bidang advokasi kebijakan, penelitian dan penyebarluasan informasi, serta peningkatan pelayanan kepada para anggotanya. Program ini juga bertujuan untuk menguatkan peran organisasi masyarakat sipil dalam meningkatkan kesiapan Indonesia dalam negosiasi CEPA serta meningkatkan pemahaman dunia usaha Indonesia tentang CEPA dalam strategi integrasi global.

Informasi lebih lanjut mengenai program ACTIVE dapat diperoleh di:
http://eeas.europa.eu/delegations/indonesia/funding_opportunities/grants/index_en.htm


Proyek ACTIVE APINDO-EU
APINDO adalah salah satu organisasi masyarakat sipil yang terpilih untuk menjalankan Proyek ACTIVE. Tujuan umum proyek ini adalah meningkatkan kemampuan APINDO dalam membuat kebijakan dan melakukan advokasi. Tujuan spesifik Proyek ACTIVE APINDO adalah:

  1. Memperkuat peran APINDO dalam meningkatkan kesiapan Indonesia menghadapi negosiasi CEPA dan dalam meningkatkan pemahaman dunia usaha Indonesia tentang CEPA dalam strategi integrasi global.
  2. Mencapai kemajuan dalam isu-isu daya saing di Indonesia: tenaga kerja serta logistik dan transportasi.

Program ini akan meningkatkan kapasitas APINDO dalam menganalisis, mengevaluasi, dan melakukan advokasi terhadap kepentingan dunia usaha Indonesia dalam CEPA dengan Uni Eropa dan reformasi dalam negeri yang dibutuhkan untuk meningkatkan daya saing dalam CEPA. Tujuannya adalah memperkuat APINDO untuk memainkan peran yang lebih langsung dan substantif dalam:

  1. Persiapan menghadapi CEPA. Dengan demikian menciptakan lingkungan bisnis internasional yang kondusif untuk memperluas ekspor dan menarik investasi
  2. Mengembangkan reformasi yang penting pada dua prioritas utama untuk daya saing, yaitu logistik dan transportasi serta pasar tenaga kerja. Dengan demikian menciptakan lingkungan bisnis nasional yang kompetitif yang mampu meningkatkan peluang dan potensi dari CEPA untuk bisnis dan penciptaan lapangan kerja.

Dalam kaitan antara kapasitas untuk menjalin CEPA dan daya saing Indonesia dalam masalah logistik dan tenaga kerja, hasil yang diharapkan dari proyek ini adalah:

  1. Meningkatnya kemampuan APINDO dalam melakukan riset dan advokasi terkait dengan integrasi ekonomi global dan regional. Hasil ini akan direalisasikan melalui pembentukan dan pelatihan Departemen Riset, Analisis, dan Public Outreach di sekretariat APINDO. Departemen ini memiliki kapasitas untuk mendukung dewan pengurus APINDO dalam mengevaluasi dan memantau reformasi prioritas terkait dalam bidang logistik dan transportasi serta tenaga kerja. Departemen yang baru dibentuk ini diharapkan secara reguler mempublikasikan kertas kerja analisis kebijakan, baik tentang CEPA maupun tentang masalah-masalah yang mempengaruhi daya saing untuk memperkuat advokasi kepada pemerintah, parlemen, masyarakat sipil, dan media.
  2. Kapasitas yang lebih kuat dari APINDO untuk merangkul komunitas bisnis yang lebih luas dalam proses advokasi kebijakan, dan untuk menyebarkan informasi kepada komunitas bisnis tentang biaya dan manfaat dari CEPA, persyaratan-persyaratan teknisnya, dan reformasi-reformasi terkait termasuk untuk pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan pembangunan kawasan. Untuk mencapai hal ini, APINDO juga akan melibatkan Kadin Indonesia dan asosiasi-asosiasi industri untuk menentukan dan mencatat kepentingan-kepentingan mereka dalam isu-isu ini
  3. Terselenggaranya dialog yang lebih produktif dan sistematis dengan lembaga-lembaga pemerintah dan komisi di DPR yang terlibat dalam menilai dan menegosiasikan CEPA dan dalam mengimplementasikan reformasi. Proposal dan hasil dari dialog ini didokumentasikan untuk ditinjau oleh semua pihak.


ABOUT ACTIVE PROJECT

The abbreviation of ‘ACTIVE’ stands for ‘Advancing Indonesia's Civil Society in Trade and Investment’. This program is co-financed by European Union to support the activities of selected Civil Society Organizations for the next three years to come.

This program is form of a continuation of the business-driven EU-Indonesia Business Dialogue (EIBD) which started in 2009. The EIBD is an ongoing B2B forum that identifies untapped potentials for growth in trade and investment. It works on joint opportunities and uncovers bottlenecks.

While in absolute figures the bilateral business relations are developing well, the relative importance of Europe as a trade and investment partner of Indonesia is decreasing – and vice versa. Companies on both sides are facing challenges of market access and meeting standards; plus there is a general lack of awareness of opportunities, not at least in the currently critical period Europe is going through.


The ACTIVE program itself aims at:

  1. Strengthening the trade and investment relations between Indonesia and the European Union and to improve the business climate in Indonesia;
  2. Strengthening the capacities of Indonesia business associations.

“Advancing Indonesia’s Civil Society in Trade and Investment” (ACTIVE) is an initiative by the European Union to support sustainable economic development in Indonesia. ACTIVE supports capacity strengthening of Civil Society Organizations in policy advocacy, research and dissemination of information, and in improving services to their members.

For further information on the program, please visit:
http://eeas.europa.eu/delegations/indonesia/funding_opportunities/grants/index_en.htm


APINDO-EU ACTIVE Project

Indonesian Employers Association is one of the civil societies selected to manage the ACTIVE Project. The overall objective of this project is to strengthen APINDO’s policy making and advocacy capabilities.

The specific objectives are:

  1. To strengthen APINDO’s role in improving Indonesia’s preparedness in CEPA negotiations and in improving Indonesian business community's understanding of CEPAs/FTAs in global integration strategies.
  2. To achieve progress on key competitiveness issues in Indonesia: labor market and logistics and transportation.

This Action will address the lack of capacity in the Indonesian Employers Association (Asosiasi Pengusaha Indonesia – APINDO) to analyse, evaluate and advocate adequately the Indonesian business sector’s interests in a CEPA with the EU and the associated domestic reforms that are needed to improve competitiveness for a CEPA. The goal is to empower APINDO to play a more direct and substantive role in (1) preparations for a CEPA thereby creating a conducive international business environment to expand exports and attract investment, and (2) developing critical reforms in the two top priorities for competitiveness, namely logistics and transport and the labor market, thereby creating a competitive national business environment to enhance the potential opportunities from a CEPA for business and jobs creation.

Given the linkages between the capacity to undertake a CEPA and Indonesia’s competiveness in logistics and labor issues, the expected outcomes from this project are:

  1. Improved ability of APINDO to conduct on-going research and advocacy related to global and regional economic integration. This outcomes will be realized through the establishment and training of a specific Research, Analysis and Public Outreach Department in the APINDO Secretariat with the capacity to support APINDO’s Board in evaluating the opportunities and challenges of negotiating and implementing a CEPA, and in proposing and monitoring related priority reforms in logistics and transport and labor markets. The newly established department is expected to regularly publish a series of policy positions and papers on both CEPA and the issues affecting competitiveness to support advocacy with the Government, the Parliament, civil society and the media;
  2. Stronger capacity of APINDO to engage the wider business community in the policy advocacy process, and to disseminate to the business community about the costs and benefits of a CEPA, its technical requirements and associated reforms including those for economic growth, employment generation and regional development. To achieve this, APINDO will also involve the Indonesian Chamber of Commerce and Industry (Kadin Indonesia) and Industry Associations to determine and document their interests in these issues;
  3. Established more productive and systematic dialogue with the government agencies and the Indonesian Parliamentary Commissions involved in assessing and negotiating a CEPA and in implementing reforms with documented proposals and outcomes from this dialogue for review by all parties.
 
search canakkale vergi mevzuati bagimsiz denetim kanunlar web security engelliler teknoloji sgk bagimsiz denetim bagimsiz denetim sorgulama internet security mevzuat vergi ve sgk mevzuati