| 17 Mei 2013 / 16:18 WIB | ||
| Kurs | Jual | Beli |
|
Bidang Advokasi dan Kebijakan Publik Menciptakan suasana hubungan industrial yang kondusif antara pengusaha, pemerintah dan pekerja/ buruh dengan melakukan upaya-upaya pembinaan, pembelaan, dan pemberdayaan terhadap pengusaha di bidang hubungan industrial baik di tingkat internasional, nasional, regional dan di tingkat perusahaan serta di tingkat Pengadilan Hubungan Industrial. Mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing pelaku usaha Indonesia serta menciptakan seluas-luasnya lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia dengan memperjuangkan Sistem Pengupahan dan Jaminan Sosial yang Produktif dan berkeadilan bagi dunia usaha. Menciptakan kerjasama internasional yang mendukung iklim usaha yang kondusif di Indonesia dengan cara meningkatkan jejaring dan kerjasama internasional dan merepresentasikan dunia usaha Indonesia dilembaga ketenagakerjaan internasional.
Bidang Informasi dan Pelayanan Anggota Pusat pelayanan baik individual anggota maupun perusahaan secara umum dalam hal ketenagakerjaan dan hubungan industrial. Hal ini sejalan dengan program umum dan keorganisasian APINDO tahun 2008 - 2013 yang telah ditetapkan oleh Musyawarah NasionalVIII APINDO pada tangal 28 Maret 2008. samping itu, perlu ditegaskan bahwa visi bidang informasi dan pelayanan Anggota APINDO merupakan sebuah bagian integral dan tak terpisahkan dari keseluruhan visi organisasi APINDO. Membangun hubungan industrial yang lebih baik ditingkat perusahaan. Menjadi sebuah pusat pengembangan hubungan industrial yang harmonis ditingkat nasional perlu diterjemahkan lebih lanjut ke-tingkatan yang paling rendah yaitu ditingkat perusahaan.
Bidang Organisasi & Pemberdayaan Daerah Meningkatkan kinerja organisasi APINDO diseluruh tingkatan mulai dari nasional, propinsi hingga
Menciptakan iklim usaha yang baik dan inovatif bagi UKM dengan cara meningkatkan kemampuan wirausaha UKM khususnya perempuan pengusaha sehingga dapat mengembangkan dan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan profesionalisme dan kemampuan bersaing, menciptakan hubungan yang harmonis diantara perempuan pengusaha dengan para pekerja, dan ikutberperan aktif dalam upaya mengurangi dan menanggulangi berbagai permasalahan di |
|













