Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Kurs Jual Beli
 
Home Profile
Organization

Sejarah APINDO

APINDO didirikan di Jakarta pada tanggal 31 Januari 1952 dengan nama Badan Permusyawaratan Urusan Sosial Ekonomi Pengusaha Seluruh Indonesia (PUSPI). Nama ini oleh Munas APINDO ke II di Surabaya tahun 1985 diganti menjadi Asosiasi Pengusaha indonesia (APINDO) agar sesuai dengan perkembangan zaman.


Perubahan Global

Perkembangan teknologi dan liberalisasi perdagangan membawa pengaruh signifikan bagi kehidupan masyarakat dunia. Kompetisi efisiensi dan produktivitas serta jejaring menjadi kata kunci keberhasilan negara-negara dalam menghadapi perubahan global tersebut. Sebaliknya perekonomian negara yang tidak dikelola secara efisien dan efektif tidak akan mampu berkompetisi sehingga akan tertinggal dalam perubahan global.



Situasi Ekonomi Nasional

 

  • Krisis multidimensi sangat mempengaruhi kondisi perekonomian nasional. Tingginya angka korupsi, kolusi, dan nepotisme, birokrasi yang tidak efisien, peraturan yan gtidak konsisten dan rendahnya produktivitas serta maraknya tuntutan buruh, menyebabkan ekonomi biaya tinggi yang pada akhirnya mendorong terjadinya pelarian modal secara besar-besaran.Konsekuensi dari kondisi seperti ini adalah semakin meningkatnya penggangguran dan tingginya angka kemiskinan.
  • Salah satu upaya untuk penanganan tekanan berat terhadap perekonomian Nasional adalah membangun hubungan industrial yang sehat, aman, dan harmonis.
  • Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) merupakan sarana perjuangan dunia usaha untuk merealisasikan hubungan industrial yang harmonis, dan berkesinambungan



Visi APINDO

Terciptanya iklim yang baik bagi dunia usaha.


Misi APINDO

  • Meningkatkan hubungan industrial yang harmonis terutama di tingkat perusahaan.
  • Merepresentasikan dunia usaha Indonesia di lembaga ketenagakerjaan
  • Melindungi, membela dan memberdayakan seluruh pelaku usaha khususnya anggota.


Budaya APINDO

Advantageous
Bermanfaat untuk bangsa pada umumnya dan pengusaha Indonesia pada khususnya.

Professional
Menjalankan misi kegiatan dengan penuh keahlian.

Integrity
Menjalankan misi kegiatan dengan penuh keahlian.

Nationalistic
Bersemangat kebangsaan

Dedication
Bersemangat kebangsaan

Objective
Tidak memihak dalam berpandangan dan bersikap


Produk Layanan APINDO

A. Pembelaan

  • Bantuan hukum di tingkat perusahaan dalam proses peradilan, baik bersifat konsultatif, legal opinion maupun legal action.
  • Pendampingan dalam penyusunan, pembuatan dan perpanjangan peraturan perusahaan maupun kesepakatan kerja bersama.
  • Penyelesaian masalah pemutusan hubungan kerja.
  • Perundingan dengan pekerja/buruh maupun dengan pemerintah.


B. Perlindungan

  • APINDO pro-aktif dan turut serta dalam pembahasan pembuatan peraturan-peraturan Ketenagakerjaan baik di tingkat nasional, propinsi, maupun kabupaten/kota.
  • Sosialisasi peraturan-peraturan ketenagakerjaan tingkat nasional, maupun kabupaten/Kota.
  • Proaktif dalam pembahasan upah minimum propinsi/upah minimum kabupaten.
  • Menciptakan iklim hubungan industrial yang harmonis bagi dunia usaha melalui wadah lembaga kerjasama Bipartit dan lembaga kerjasama Tripartit Nasional.


C. Pemberdayaan

  • Penyediaan informasi ketenagakerjaan.
  • Pelatihan / lokakarya / seminar di dalam maupun di luar negeri.
  • Konsultasi Ketenagakerjaan mulai dari rekruitmen, tata laksana sampai pasca kerja.


Jangkauan Organisasi

Dalam Negeri

  • Menjalin hubungan kerjasama yang saling bersinergi dengan Pemerintah - Khususnya Departermen Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Organisasi Pengusaha (KADIN, Asosiasi Sektoral, KPEN, International Business Chamber, Jakarta Japan Club dll) pekerja/buruh dan serikat pekerja/serikat buruh serta lembaga kemasyarakatan lainnya (KPPOD).
  • Anggota Lembaga Tripartit ketenagakerjaan dari unsur pengusaha.


Luar Negeri

  • Menjalin hubungan hubungan  kerjasama yang saling bersinergi dengan organisasi pengusaha dan organisasi pekerja / buruh.
  • Menjadi wakil unsur pengusaha dalam delegasi Indonesia ke konferensi perburuhan internasional (ILC) di Jenewa setiap tahun.
  • Anggota dari :
    • International Organization of Employers (IOE)
    • Confederation of Asia Pacific Employers (CAPE)
    • ASEAN Confederation of Employers (ACE)
  • Mengikuti dan berpartisipasi aktif dalam segala kegiatan International Labour Organization (ILO) baik di Indonesia maupun di luar negeri.


Jaringan Internasional

- ILO (Jakarta, Manila, Bangkok dan Jenewa)
- International Organization of Employers (IOE) Jenewa 
- International Confederation of Trade Union, berkedudukan di Belgia
- Semua anggota ACE (SNEF, MEF, ECOT, ECOP)
- Nippon Keidanren International Cooperation Center (NICC) Japan
- Korean Employers Federation (KEF)
- Confederation of Norwegian Business and Industry (NHO), Norwegia
- Australian Chamber of Commerce and Industry (ACCI)
- Global Renumeration Organization (GRO) Amerika
- American Compensation Association (ACA)


Hubungan APINDO-KADIN

Berdasarkan SK Menakertranskop No. 2224/MEN/1975 lembaga Kerjasama Tripartit Nasional terdiri dari :

- Unsur Pemerintah diwakili Depnakertranskop;
- Unsur Pengusaha diwakili PUSPI/KADIN Indonesia
- Unsur Buruh diwakili FBSI

Title Filter     Display # 
# Article Title Author Hits
1 Kepengurusan awal2 Administrator 1495
2 kepengurusan 2 Administrator 1018
3 Keanggotaan Administrator 3475
4 Bidang & Sektor Administrator 1636
5 Kelembagaan Administrator 1280
6 KepengurusanAwal Administrator 14052
7 Kepengurusan Administrator 33978
 
search canakkale vergi mevzuati bagimsiz denetim kanunlar web security engelliler teknoloji sgk bagimsiz denetim bagimsiz denetim sorgulama internet security mevzuat vergi ve sgk mevzuati