Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Kurs Jual Beli
 
Home Berita & Artikel News Indonesia Fashion Week 2013
Indonesia Fashion Week 2013 PDF Print E-mail
Written by www.inilah.com   
Monday, 18 February 2013 00:00

INILAH.COM,Jakarta - Tahun 2013 merupakan tahun kedua penyelenggaraan Indonesia Fashion Week (IFW), dengan mengangkat tema 'Inspiring Indonesia'.

Ajang yang berlangsung meriah di Jakarta Convention Center Jakarta ini bertujuan untuk memberikan informasi bagi para pelaku fesyen agar memperoleh pengetahuan terhadap pengembangan desain, branding, serta tren mode.

Perhelatan akbar yang digelar selama 4 hari mulai 14 Februari hingga 17 Februari 2013 ini menjadi satu-satunya ajang yang mengombinasikan fashion show dan pameran dagang di Indonesia.

Event ini tidak hanya merupakan ajang sosialisasi tren mode terbaru, tetapi juga sebagai ruang pamer bagi produk fashion terlengkap. Berbagai elemen menyatu di ajang ini, dari desainer, akademisi, asosiasi, bisnis, dan pemerintah.

"IFW juga menjadi ajang pertemuan bagi pengembangan kreativitas komunitas fesyen Indonesia untuk meningkatkan jejaring kerja sama dengan desainer lokal maupun internasional," kata Dirjen Pengembangan Ekspor Gusnardi Bustami, saat menghadiri acara pembukaan IFW 2013 di Jakarta Convention Center (JHCC), Jakarta, Kamis (14/2).

Industri fashion lokal saat ini memang memiliki potensi yang besar untuk berkembang. Kekayaan budaya yang tiada habisnya, ditambah kreativitas dan inovasi para pekerja mode di Indonesia, menjadi bekal untuk mencapai tujuan utama: menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat mode dunia pada tahun 2025.

Tahun ini, IFW juga memantapkan diri menjadi bagian dari fashion week dunia. Hal ini ditandai dengan bergabungnya IFW dengan World Fashion Week yang berpusat di New York, Amerika, dan International Fashion Week yang berpusat di Brisbane, Australia. Untuk itu IFW akan mengadopsi standar fashion week dunia, baik dalam segi skala pameran maupun kualitas produk seperti produk berkonten lokal namun berdesain global.

Kekuatan IFW semakin terasa dengan dukungan dari empat kementerian. Bersama Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia telah merancang sebuah cetak biru industri fesyen Indonesia.

Konsep dasarnya adalah kekayaan lokal dan kepeduliaan lingkungan yang dikembangkan melalui inovasi dan branding yang dibagi menjadi 3 strategi yakni riset, training dan peningkatan kompetensi hingga peningkatan kinerja bisnis.

Sebanyak 503 brand, 208 desainer, 34 sponsor, dan 218 model, akan berpartisipasi dalam event ini. Akan hadir pula tamu istimewa World Fashion Week yang merupakan bagian dari World Fashion Organization, yaitu Paco De Jaimes. De James membawa empat desainer dunia dalam event ini: Samuel Cirnansck (Brazil), Melinda Looi (Malaysia), Addy van den Krommenacker (Belanda), Camilla Wellton (Swedia),”

"Indonesia Fashion Week ini menjadi etalase fashion Indonesia. Dunia fashion sudah maju, tapi masih bergerak ke arah berbeda, tidak pada satu titik tujuan," ungkap Ketua APPMI Taruna Kusmaryuda Kusmayadi di Jakarta.

Perhelatan yang diselenggarakan oleh APPMI (Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia) kali ini menawarkan konsep yang segar. Pagelaran busana yang digelar setiap hari memiliki tema yang berbeda. Pada hari pembukaan, event akan menampilkan tema "Avant Garde, Cocktail, & Party".

Sejumlah perancang akan menampilkan koleksi yang sesuai dengan tema tersebut, yaitu Ivan Gunawan, Auguste Soesastro, Jeanny Ang, juga Denny Wirawan, Rudy Chandra, dan Sofie, yang akan tampil sepanggung dengan desainer Malaysia, Melinda Looi.

Hari kedua (15/2) tema yang diangkat adalah "Muslim Wear", yang antara lain akan menampilkan karya perancang Swedia Camilla Welton dalam satu panggung dengan Jeny Tjahyawati, Nuniek Mawardi, dan Ria Miranda.

Koleksi busana pria akan menjadi titik perhatian pada hari ketiga (16/2) yang mengangkat tema "Men's & Urban Contemporer, menghadirkan Ichwan Thoha dan Stella Rissa, Ardistia New York dan Samuel Wattimena, serta Deden Siswanto, Oka Diputra, Tri Handoko, Dave Hendrik, bersama perancang Belanda Addy van den Krommenacker.


Sedangkan pada hari terakhir (17/2) temanya "Casual Wear", menampilkan Lenny Agustin, Poppy Dharsono dan perancang Brasil Samuel Cirnansck, serta Sebastian Gunawan dan Christina.

 
search canakkale vergi mevzuati bagimsiz denetim kanunlar web security engelliler teknoloji sgk bagimsiz denetim bagimsiz denetim sorgulama internet security mevzuat vergi ve sgk mevzuati