Wakil Presiden RI Jusuf Kalla Hadiri Bedah Buku Sofjan Wanandi

Buku "Sofjan Wanandi dan Tujuh Presiden" diharapkan dapat memberikan pelajaran baik karena berasal dari pengalaman Sofjan Wanandi yang memiliki sumbangsih bagi pembangunan Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla dalam sambutannya saat menghadiri diskusi Bedah Buku "Sofjan Wanandi dan Tujuh Pesiden" Rabu (23/5/2018) di JS Luwansa Hotel. Buku tersebut menceritakan tentang masa kecil Sofjan Wanandi, keluarga, hingga sepak terjangnya selama menjadi Aktivis dan berkontribusi bersama dengan Pemerintah di era tujuh Presiden.

Menurut Kalla, menjadi penting untuk memberikan sumbangsih untuk kepentingan negeri karena hidup akan menjadi bermakna dan bermanfaat bagi orang lain. Pada sisi ekonomi, JK menambahkan jika Sofjan adalah orang yang matang, namun tetap bersikap kritis sebagai Aktivis. "Pandangan ekonominya bagaimana Pengusaha tetap menjalankan usaha baik, tapi tidak lupa kewajiban sosial," terangnya.

Kalla menambahkan Sofjan Wanandi adalah sahabat lamanya sejak masa perjuangan mahasiswa tahun 1966. Wapres menambahkan, hampir semua Duta Besar sejumlah negara yang baru bertugas di Indonesia selalu berkonsultasi kepada Sofjan Wanandi dalam rangka berdiskusi mengenai kondisi Indonesia. Oleh karenanya, Wapres menjuluki Sofjan Wanandi sebagai Ketua Korps Diplomat di Indonesia.

Bedah buku tersebut dimoderatori oleh Wakil Pemimpin Umum Harian KOMPAS & Direktur Utama KOMPAS TV, Rikard Bagun dengan menghadirkan Narasumber Fahmi Idris dan Sudamek.

Sementara itu, Ketua Umum APINDO, Hariyadi B.Sukamdani mengharapkan generasi muda dapat memetik pelajaran bermanfaat dari sosok Sofjan Wanandi. Acara tersebut dihadiri oleh keluarga, Pengusaha dan kolega.

 





Rabu, 23 Mei 2018 |