Peran Dunia Usaha Dalam Peningkatan Ekspor dan Penguatan Pasar Dalam Negeri

Perdagangan memiliki peranan sangat penting dalam meningkatkan pembangunan perekonomian nasional. Peningkatan perekonomian nasional tersebut dapat dilakukan dengan mengadakan kegiatan ekspor, peningkatan produksi, termasuk penguatan daya saing produk dalam negeri yang berdampak pada pemerataan pendapatan dan peningkatan kesejahteraan rakyat. Menyadari hal tersebut, APINDO sepakat melanjutkan kerjasama dengan pemerintah melalui kegiatan pembinaan dunia usaha nasional.

Pemikiran tersebut kemudian diwujudkan dalam Nota Kesepahaman antara APINDO dengan Kementerian Perdagangan RI terkait Pembinaan Dunia Usaha Nasional dalam Upaya Peningkatan Ekspor dan Penguatan Pasar Dalam Negeri, yang digelar pada Senin (13/4/2015) di Jakarta. Nota Kesepahaman ini merupakan kelanjutan kerjasama yang telah dijalin kedua pihak sebelumnya pada tahun 2011.

Menurut Ketua Umum APINDO, Hariyadi B. Sukamdani, sebagai upaya mendukung perkembangan perdagangan dan khususnya untuk meningkatkan ekspor dan penguatan pasar dalam negeri, organisasi pengusaha Indonesia memandang perlunya kerjasama dengan pemerintah melalui kegiatan pembinaan terhadap dunia usaha nasional.

Ia menambahkan, dengan penduduk sebanyak 240 juta, kelas menengah yang terus meningkat, sistem politik yang demokratis serta lokasi geografis yang strategis di kawasan Asia Tenggara, Indonesia merupakan pasar yang sangat menarik. Kenyataan ini secara langsung dialami oleh APINDO yang kerap mendapat kunjungan dari rekan-rekan asosiasi pengusaha asing maupun perwakilan pemerintah asing untuk melakukan kerjasama usaha, baik dalam bentuk dagang maupun investasi.

Untuk itu, APINDO berkomitmen untuk memberikan masukan kepada pemerintah mengenai permasalahan nasional dan internasional yang dapat mempengaruhi peningkatan ekspor dan penguatan dalam negeri.

APINDO berharap Nota Kesepahaman ini mampu mendorong pelaku usaha ekspor Indonesia untuk memanfaatkan fasilitas preferensi perdagangan, termasuk mendukung pemerintah dalam memberikan pemahaman dunia usaha terkait isu-isu strategis di bidang perdagangan, standarisasi dan perlindungan konsumen, kepatuhan sosial (social compliance) dan Hak Kekayaan Intelektual.

Selain itu, APINDO juga memberikan dukungan guna terwujudnya kontrak dagang antara pelaku usaha ekspor Indonesia, termasuk UKM, dengan pelaku usaha asing. Kegiatan promosi perdagangan di dalam dan luar negeri menjadi perhatian APINDO pula  untuk diisi dengan para pelaku usaha dan binaan pemerintah.

Dalam menjalankan kerjasama, baik APINDO maupun Kementerian Perdagangan RI sepakat menjalankannya sesuai dengan ruang lingkup sebagai berikut:

  1. Penyebarluasan informasi mengenai kebijakan pemerintah dan peraturan perundang-undangan di bidang perdagangan kepada Pengusaha Indonesia;
  2. Identifikasi permasalahan nasional dan internasional yang dapat berpengaruh terhadap peningkatan ekspor dan penguatan pasar dalam negeri;
  3. Penyelenggaraan pendidikan, latihan, dan kegiatan lain termasuk pengembangan pola kemitraan yang bermanfaat dalam peningkatan ekspor dan penguatan pasar dalam negeri;
  4. Upaya pemanfaatan fasilitas preferensi perdagangan dalam mendukung peningkatan ekspor nasional;
  5. Koordinasi dalam peningkatan hubungan dagang dan kerjasama antar Pengusaha Indonesia dan Pengusaha luar negeri guna mendukung peningkatan ekspor dan penguatan pasar dalam negeri; dan
  6. Koordinasi dan penyelenggaraan promosi dagang di dalam dan luar negeri dengan memberdayakan dan memaksimalkan peran perwakilan perdagangan di luar negeri.

Sebagai pelaksanaannya, kedua pihak nantinya akan bekerjasama dengan pemerintah daerah dan perwakilan APINDO di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota setempat. Hal tersebut merupakan salah satu upaya dalam melakukan pembinaan dunia usaha nasional demi tercapainya peningkatan ekspor dan penguatan pasar dalam negeri.






Senin, 13 April 2015 |