Penyampaian Akhir Masa Berlaku Fasilitas Generalized System of Preferences (GSP)

Sebagaimana tercantum pada situs US Customs and Border Protection (CBP) bahwa fasilitas Generalized System of Preferences (GSP) 2015 yang diberikan oleh Pemerintah Amerika Serikat (AS) akan berakhir masa berlakunya pada 31 Desember 2017. Hingga saat ini, Pemerintah AS belum mengumumkan terkait pembaharuan program fasilitas GSP tersebut.

Meskipun masa berlaku GSP berakhir tahun 2017 dan setelahnya importir AS dikenakan bea masuk normal, Pemerintah AS menyarankan agar importir tetap menggunakan Special Program Indicator (SPI) "A". Hal ini disampaikan mengingat CBP memiliki mekanisme duty refund process dan program fasilitas GSP dapat berlaku surut.

Sehubungan dengan hal tersebut, kiranya para pelaku usaha dan eksportir Indonesia yang berkepentingan dapat mengkomunikasikan dengan rekan importirnya di AS untuk kemungkinan pemanfaatan fasilitas GSP di masa yang akan datang.

Informasi lengkap dapat diunduh pada link berikut.

Poin penting informasi ini adalah:

1. Per 1 Januari 2018 semua barang yang diekspor dari Indonesia atau pelabuhan AS untuk dipasarkan di AS akan dikenakan tariff MFN.

2.  US GSP benefit untuk Indonesia saat ini sedang di-review karena isu pelanggaran Intellectual Property Rights (IPR). Belum ada informasi lebih lanjut apakah GSP ini akan kembalikan atau tidak. Hal ini tergantung pada proses review dan negosiasi yang berlangsung antara Indonesia dan AS.







Rabu, 03 Januari 2018 |