Duta Besar India & APINDO Bahas Prospek Industri Tekstil Indonesia

APINDO melalui lnternational Strategic Partnership Center (ISPC) dan Synthetic Fiber and Rayon Textile Export Promotion Council (SRTEPC) - India mengadakan acara seminar dan networking luncheon dengan tema "Road Show Source lndia 2019 - Unlimited Possibilities within Textiles", Kamis (11/7/2019) di Jakarta.

Seminar ini diselenggarakan dalam rangka mempromosikan kemampuan lndia dalam memproduksi kain dan tekstil, memberikan gambaran prospek industri tekstil lndia dan peluang kerjasama bisnis dalam mengembangkan Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) lndonesia.

Acara dihadiri oleh Duta Besar India untuk Indonesia, H.E. Mr. Pradeep Kumar Rawat dan jajaran pimpinan APINDO

Menurut Wakil Ketua Umum APINDO, Shinta W. Kamdani, industri tekstil Indonesia memainkan peranan penting sebagai komoditas ekspor utama. Dengan demikian, hal ini menjadikan industri tekstil sebagai leading sector dalam mendorong penciptaan lapangan pekerjaan.

Di tahun 2018, Produk garmen dan tekstil Indonesia mencatatkan pertumbuhan tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, dimana nilai ekspor mencapai 13,9 milyar USD yang meningkat 600 USD juta dibandingkan tahun 2017.

Industri garmen dan tekstil merupakan satu dari lima landasan sub sektor industri pemerintah untuk mendukung pertumbuhan industri di tahun 2019. Pemerintah telah memproyeksikan pertumbuhan industri teksil dan pakaian sekitar 5,61% pada tahun 2019. Salah satu faktor optimisme dalam peningkatan ekspor produk garmen Indonesia berasal dari prestasi potensial Indonesia - Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa (EFTA), Uni Eropa - Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA), IA - CEPA, IC-CEPA, dan sejumlah perjanjian perdagangan lainnya yang akan diikuti Pemerintah Indonesia. Adanya kerjasama tersebut diharapkan dapat meningkatkan permintaan atas produk tekstil Indonesia, terutama ke negara-negara Uni Eropa sehingga ekspor dapat meningkat dua atau tiga kali dalam lima tahun ke depan.

Meskipun demikian, Ia mengungkapkan di era perang dagang saat ini, ekspor produk tekstil dari negara lain juga bermunculan. Untuk itu, produk tekstil Indonesia dituntut untuk semakin kompetitif. Untuk itu, India diharapkan menjadi mitra yang saling membangun dengan Indonesia.






Kamis, 11 Juli 2019 |