APINDO Gelar Lokakarya Program SCORE bagi Calon Instruktur UKM

APINDO menggelar Lokakarya Training of Trainers (ToT) bagi para calon Instruktur Modul program SCORE (Sustaining Competitive and Responsible Enterprises) di kantor APINDO, Kamis - Jumat (3-4/8/2017). Lokakarya ini merupakan tahapan lanjutan dari acara sosialisasi program SCORE kepada Anggota APINDO yang dilakukan pada tanggal 19 Mei 2017.

Kegiatan berlangsung selama dua hari melibatkan 11 peserta sebagai calon Instruktur yang merupakan pengurus dan konsultan. Lokakarya ini adalah salah satu aktivitas dari rangkaian program SCORE yang dikembangkan oleh ILO dan telah disesuaikan dan dilaksanakan di Indonesia oleh APINDO, Kementerian Ketenagakerjaan dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia.

Setelah ToT, program akan dilanjutkan serangkaian aktvitasnya, yaitu   baseline data assessment ke 5 perusahaan kelas menengah binaan APINDO (2 perusahaan ALB) pada tanggal 14, 15 & 18 Agustus; dan TOE (training of Enterpise) untuk 5 perusahaan (masing-masing perusahaan diwakili 4 orang - 2 perwakilan manajemen & 2 perwakilan staff) pada tanggal  5 - 6 September  2017. Program SCORE direncakan berakhir di bulan Oktober 2017.

Berikut tahapan proses pelatihan dan pendampingan program SCORE:                       

SCORE Module 1

Week 1

Week 2

2nd Visit

3rd Visit

Final Result Presentation

ToT

Baseline Assesment

ToE 2 hari

1st Visit

Date

 3 - 4 Aug 2017

9, 14 & 15 Aug 2017

5 - 6 Sept 2017

12 - 13 Sept 2017

26 - 27 Sept 2017

10 - 11 Oct 2017

24-Oct-17

Day

2 Days

2 Days

2 Days

2 Days

2 Days

2 Days

1 day

Time

Fullday

1 day / 2 companies

Fullday

1 day / 2 companies

1 day / 2 companies

1 day / 2 companies

Halfday

 

Program pelatihan dan pendampingan SCORE ini didasari pada kondisi dimana lebih dari 90% perusahaan domestik yang ada di Indonesia adalah Usaha Kecil Menengah (UKM) yang menyerap 75-90% dari angkatan kerja non-pertanian. UKM dinilai memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, namun dalam prakteknya UKM menghadapi sejumlah tantangan baik secara struktural, fiskal, non-fiskal.

Tantangan tersebut diantaranya adanya keterbatasan akses ke layanan keuangan, teknologi dan pasar, keterampilan kewirausahaan dan manajemen yang tidak memadai, kurangnya informasi dan kepatuhan yang minim terhadap standar dan sertifikasi, tidak adanya lingkungan usaha yang kondusif, teknologi informasi dan komunikasi yang kurang memadai, penyesuaian yang kurang memadai terhadap strategi alih daya (outsourcing) dan jaringan kerja yang diterapkan perusahaan berskala besar dan perusahaan multinasional.

Program ini ditujukan untuk mendukung perkembangan UKM serta menciptakan pekerjaan layak, dimana aktivitasnya dilakukan melalui pelatihan jangka pendek untuk para manajer dan karyawan, termasuk konsultasi dan bimbingan dari para pakar di lapangan.

Melalui program SCORE, para peserta diharapkan mampu menjadikan UKM lebih berdaya saing, berkesinambungan, produktif, mampu menyediakan pekerjaan layak, dan lingkungan kerja produktif. UKM juga diharapkan dapat meningkatkan pengelolaan lingkungan kerja serta mengurangi kegiatan yang non value added untuk peningkatan mutu dan produktivitas. Peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan program SCORE juga dapat semakin mengasah kemampuan dalam mengelola sumber daya manusia dan menciptakan komunikasi lebih baik bagi manajemen maupun pekerja.







Jumat, 04 Agustus 2017 |