Wakil Ketua Apindo Surakarta: Era Disruptif Harusnya Jadi Peluang Pengusaha Lebarkan Sayap



Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Surakarta berujar untuk menghadapi era disruptif saat ini, para pengusaha perlu banyak mengoptimalkan peran media sosial.

Era disrupsi sendiri merupakan situasi di mana pergerakan dunia industri atau persaingan kerja tidak lagi linear.

"Maka dari itu dioptimalkan dengan bantuan media sosial, pengusaha dapat mengambil peluang di era disrupsi ekonomi untuk mengembangkan usahanya," ujar Wakil Ketua Apindo Surakarta, Wahyu Haryanto, kepada wartawan, Sabtu (22/9/2018) di KPw Bank Indonesia Solo.

Menurut dia, disrupsi di Indonesia sudah ditandai dengan menjamurnya market place dan jasa yang berbasis daring (online).

"Disrupsi ini menjadikan semuanya berjalan cepat, melibas tatanan lama," imbuhnya.

Sehingga kalau pengusaha tidak mengencangkan ikat pinggang, pasti terlibas.

Ia mengatakan banyak yang dapat dilakukan di tengah era tersebut, di antaranya menciptakan usaha baru dan memudahkan orang untuk bergabung dalam usaha berbasis.

"Yang pasti penetrasi pasar lebih mudah karena saat ini orang tidak bisa lepas dari media sosial," katanya.

Sementara itu pihaknya juga menambahkan, pengaruh era disrupsi di sektor industri pun tampak juga.

Bahkan sudah diantisipasi beberapa tahun sebelumnya, salah satunya dengan memperbarui peralatan operasional atau restrukturisasi mesin.

"Beberapa perusahaan besar sudah melakukannya, salah satunya PT Sritex. Artinya perusahaan seperti ini memang sudah mempersiapkan diri menghadapi disrupsi ekonomi," katanya.

Meski demikian, tidak setiap perusahaan bisa mudah melakukan restrukturisasi mesin seiring dengan keterbatasan modal.

"Oleh karena itu, harapan kami pemerintah bisa mengeluarkan kebijakan terkait restrukturisasi ini yang sifatnya tetap mendukung pelaku usaha," tutupnya. (*)

Sumber: Solo.Tribunnews.com








photo gallery

Rabu, 26 September 2018 |